DAMAREMAS.COM, Kediri – Polres Kediri Kota terus menggencarkan pemeriksaan dapur Sekolah Pusat Pangan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Kediri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar tidak terjadi kasus keracunan makanan di kalangan siswa sekolah.
Petugas dari Polres Kediri Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dapur SPPG Rejomulyo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Dalam pemeriksaan tersebut, satu per satu ruang memasak dicek secara menyeluruh untuk memastikan kebersihan dan kelayakan dapur.
Selain memeriksa ruang memasak, petugas juga melakukan uji kimia terhadap menu makanan yang akan dikonsumsi siswa. Pemeriksaan meliputi kandungan sianida, formalin, dan nitrit guna memastikan tidak ada bahan berbahaya yang tercampur dalam makanan. Dari hasil uji laboratorium, seluruh sampel dinyatakan negatif atau aman dikonsumsi.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan dapur SPPG dilakukan secara rutin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti keracunan massal akibat makanan yang tidak layak konsumsi.
“Kami ingin memastikan makanan yang disajikan kepada siswa aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Dengan begitu, kesehatan siswa tetap terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Rejomulyo, Zahelma Licia, mengapresiasi langkah kepolisian yang rutin melakukan pemeriksaan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh dapur SPPG di Kota Kediri.
“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kebersihan dan proses pengolahan makanan tetap sesuai standar. Kami ingin terus menghadirkan makanan sehat dan bergizi bagi siswa,” ungkapnya.
Dapur SPPG Rejomulyo sendiri setiap harinya menyiapkan lebih dari 2.000 porsi menu bergizi (MBG) untuk didistribusikan ke berbagai sekolah di wilayah Kota Kediri.






