DAMAREMAS.COM, Kediri – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) di Kabupaten Kediri. Kunjungan tersebut dilakukan di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, dan dilanjutkan dengan dialog bersama siswa serta para orang tua di Gedung BPKASN Kabupaten Kediri.
Kehadiran Mensos disambut antusias oleh para siswa dan wali murid. Dalam kesempatan itu, Saifullah Yusuf memuji semangat dan keteguhan para siswa yang belajar di sekolah berasrama ini, meski berasal dari latar belakang keluarga yang beragam.
“Anak-anak di sini istimewa. Mereka beradaptasi dengan baik, semangat belajarnya tinggi, dan sudah mulai nyaman mengikuti proses pendidikan,” ujar Mensos.
Sekolah Rakyat Menengah Atas di Kabupaten Kediri mulai beroperasi sejak 14 Juli lalu, dan merupakan bagian dari 63 titik inisiatif nasional yang digagas untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam strategi nasional untuk anak rentan, dengan tujuan pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.
Mensos juga menegaskan bahwa Kementerian Sosial bersama Kementerian PUPR akan membangun 104 Sekolah Rakyat baru di berbagai daerah pada tahun mendatang. Pembangunan ini ditargetkan mencakup tiga jenjang sekaligus — SD, SMP, dan SMA — guna memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan dari pembangunan.






