DAMAREMAS.COM, Kediri – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri melaporkan terjadinya cuaca ekstrem pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Hujan berintensitas lebat disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Kota Kediri dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta dahan patah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengatakan sedikitnya terdapat 13 titik terdampak. Lokasi tersebut antara lain berada di Jalan Raung, Jalan Sersan Suharmaji, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Ronggo Jali II, Jalan Guyangan, Jalan Menur, Lapangan Sepak Bola Manisrenggo, serta Gang Setono, Kelurahan Banjarmlati.
“Sebagian pohon tumbang dan dahan patah sempat menutup akses jalan, baik sebagian maupun total, sehingga menyebabkan kemacetan di beberapa ruas,” ujarnya.
Selain mengganggu lalu lintas, kejadian ini juga berdampak pada jaringan listrik dan kabel optik di sejumlah lokasi.
Sebagai respons cepat, BPBD Kota Kediri mengerahkan dua tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat. Pihaknya juga berkoordinasi lintas sektor bersama PLN, Dinas Pemadam Kebakaran, Polres Kediri Kota, serta Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) guna mempercepat pemulihan akses jalan dan jaringan listrik.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya banyaknya titik kejadian, keterbatasan personel dan peralatan, serta kondisi teknis di lapangan seperti pohon yang masih tersangkut kabel listrik dan minimnya penerangan di beberapa lokasi.
Hingga Sabtu (4/4/2026), sebagian besar pohon tumbang telah berhasil ditangani dan akses jalan kembali normal. Meski demikian, beberapa titik masih dalam proses penanganan karena memiliki tingkat risiko tinggi.
“Beberapa titik masih dalam penanganan karena kondisi pohon yang masih tersangkut pada kabel listrik,” jelas Joko.
BPBD juga memastikan bantuan kepada warga terdampak segera disalurkan. Sementara itu, warga yang mengalami kerusakan ringan telah melakukan perbaikan secara mandiri.
Joko menambahkan, potensi hujan lebat disertai angin kencang masih dapat terjadi di wilayah Kota Kediri. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
“Saat berkendara, hindari berteduh di bawah pohon besar. Waspadai juga kabel listrik yang menjuntai dan segera laporkan jika terjadi kondisi darurat,” pesannya.
Pasca kejadian, sejumlah lokasi terdampak turut ditinjau oleh Wakil Wali Kota Kediri bersama Penjabat Sekretaris Daerah guna memastikan penanganan berjalan optimal serta mengetahui kebutuhan warga secara langsung.






