Polres Kediri Amankan Pemuda yang Diduga Terlibat Kericuhan Massa di Ngadiluwih

Polres Kediri Amankan Pemuda yang Diduga Terlibat Kericuhan Massa di Ngadiluwih
petugas kepolisian saat mempertemukan kedua belah pihak pasca Insiden kericuhan massa di Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. (Polres Kediri)

Kediri, DAMAREMAS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kediri bergerak cepat menyelidiki insiden kericuhan yang melibatkan massa di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Sejumlah pemuda yang diduga terkait insiden tersebut telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kericuhan yang terjadi pada Minggu (27/10/2024) itu sebelumnya viral di media sosial setelah video yang diduga menunjukkan perkelahian antara dua kelompok massa tersebar luas.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait perkelahian yang melibatkan dua kelompok massa di wilayah tersebut.

Baca Juga: Main di Kandang, Macan Putih Tumbang Diterkam Maung Bandung: Persik 0 – 2 Persib

“Kami mintai keterangan sejumlah orang yang mengetahui kejadian sebenarnya,” jelas AKP Fauzy, mengonfirmasi bahwa beberapa saksi dan pihak yang terlibat telah dimintai keterangan untuk memperjelas kronologi peristiwa.

Lebih lanjut, Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto, mengungkapkan bahwa Satreskrim Polres Kediri bersama Polsek Ngadiluwih berhasil mengamankan kedua belah pihak yang terlibat dalam kericuhan. Setelah dimediasi, kedua kelompok sepakat menyelesaikan masalah secara damai dan memilih untuk tidak melanjutkan perkara ini ke jalur hukum.

Baca Juga: KPU Kabupaten Kediri Libatkan 300 Pekerja untuk Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024

“Kedua pihak sepakat berdamai dan tidak akan melanjutkan perkara ini ke ranah hukum,” ucap AKBP Bimo.

Meski insiden ini sempat viral, Kapolres Kediri menegaskan bahwa masyarakat perlu menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polres Kediri. Ia juga mengingatkan agar setiap warga menjaga kondusivitas daerah dan menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu ketenangan bersama.

“Saya imbau dengan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut jaga kondusifitas, ketertiban masyarakat Kediri. Kita akan menindak tegas siapapun yang ingin membuat ricuh dan rusuh di Kabupaten Kediri,” tegas AKBP Bimo, menutup keterangannya.(AMS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *