Polres Kediri Kota Ungkap Puluhan Kasus Pekat dalam Operasi Semeru 2025

foto DM
Sejumlah tersangka kasus penyakit masyarakat (Pekat) hasil Operasi Semeru 2025 Polres Kediri Kota diperlihatkan dalam konferensi pers. Petugas bersenjata berjaga ketat selama acara berlangsung. (Foto: Sby/DM)

DAMAREMAS.COM, KediriSelama 12 hari pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2025, Polres Kediri Kota berhasil mengungkap berbagai kasus kriminal, mulai dari judi, prostitusi, narkoba, hingga peredaran minuman keras ilegal. Dalam operasi ini, petugas mengamankan puluhan tersangka beserta barang bukti yang signifikan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan bahwa dalam operasi ini, Satreskrim Polres Kediri Kota menangani berbagai kasus, termasuk asusila, kepemilikan bahan peledak, serta judi online dan konvensional. Total tujuh tersangka diamankan, dengan rincian: satu kasus asusila, satu kasus bahan peledak, dua kasus judi online, dan tiga kasus judi konvensional.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Satresnarkoba mengungkap sembilan kasus narkotika dengan 14 tersangka, termasuk dua orang yang masuk dalam daftar target operasi. Dari penindakan ini, polisi menyita 17 gram sabu dan 7.000 butir pil dobel L.

Di sektor peredaran minuman keras ilegal, polisi menerima 27 laporan yang melibatkan Polsek jajaran. Mayoritas kasus didominasi oleh arak Jawa, dengan barang bukti berupa 226 botol arak Jawa, 5 botol arak Bali, serta 22 botol miras merek Kuntul dan Singaraja.

Kapolres Kediri Kota mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menghindari penyakit masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan. “Harapannya, setelah operasi ini, tidak ada lagi tindak pidana yang meresahkan warga, sehingga ibadah Ramadan bisa berlangsung dengan khusyuk,” ujar AKBP Bramastyo Priaji.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *