Keracunan Massal di Badas, Kediri, Dinkes Kirim Sampel Makanan ke Surabaya

Keracunan Massal di Badas, Kediri, Dinkes Kirim Sampel Makanan ke Surabaya
R. Heru Santoso saat pantau kondisi pasien keracunan di RSKK Pare Selasa malam (ist)

Kediri, DAMAREMAS.COM – Sebuah insiden keracunan massal terjadi di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, pada Senin malam (1/10). Sebanyak 155 warga dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi snack dan minuman yang diduga kadaluarsa.

Berdasarkan data korban, 129 orang dirawat di Rumah Sakit Umum Kabupaten Kediri (RSKK), sementara 26 lainnya mendapatkan perawatan di RS HVA Tulungrejo Pare.

Bacaan Lainnya

Menanggapi insiden ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Katib, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan sampel makanan ke Balai Kesehatan Jawa Timur di Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

“Hasil pemeriksaan lab akan diketahui dalam minggu ini,” ujarnya, Kamis (3/10).

Baca Juga: 7 Tips Mengatur Keuangan Saat Ibadah Umroh

Pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan berbahaya dalam makanan tersebut. “Kami menemukan bahwa tulisan masa kedaluwarsa pada kemasan telah kusam dan terhapus, sehingga menyulitkan identifikasi,” tambahnya.

Warga yang mengalami keracunan menunjukkan berbagai gejala, mulai dari mual hingga pusing. Dinas Kesehatan setempat juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan minuman, serta selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli.

Baca Juga: Kakak Aniaya Adik hingga Tewas, Pelaku Dibekuk Polres Kediri Kota

Pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan perhatian penuh terhadap kondisi kesehatan para korban. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.(ams)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *