Kediri, DAMAREMAS.COM — Satreskrim Polres Kediri Kota masih intensif melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan bayi di Perumahan Mojoroto Indah, Kota Kediri. Bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam keadaan sehat dan saat ini sedang dirawat di RS Nirmala Kota Kediri.
Kasat Reskrim Polres Kediri, Iptu M. Fathur Rozikin, membenarkan penemuan bayi tersebut dan mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mencari ibu kandung bayi. “Untuk temuan di lapangan, kami masih terus melakukan penyelidikan,” kata Iptu Fathur, Senin (16/9/2024).
Menurut keterangan dokter yang menangani bayi, usia bayi yang diperkirakan sudah tiga hari ini semakin membaik setelah dirawat. “Kondisi bayi saat ini sudah berangsur membaik,” ucap Kasat Reskrim.
Baca Juga: CPNS Pemkab Kediri 2024: Jumlah Peserta dan Jadwal Verifikasi
Penemuan bayi ini menggemparkan warga Perumahan Mojoroto Indah pada Minggu (15/9/2024) sore. Bayi yang ditemukan di material bangunan rumah yang sedang direnovasi dalam keadaan hidup ini dibalut dengan jaket bekas dan terkena semen. Di samping bayi terdapat bangunan kosong dan potongan keramik.
Salah seorang warga setempat, Catur Satrio Utomo menceritakan, kejadian tersebut diketahui saat dirinya sedang berkumpul dalam acara arisan keluarga. Saat itu dirinya mendapat kabar satpam setempat mengabarkan adanya penemuan bayi di Blok F.
Mendengar kabar ini, Catur segera menuju lokasi dan turut melihat bayi tersebut masih dalam keadaan hidup dengan kondisi bersih namun terdapat bintik-bintik seperti gigitan nyamuk pada lengan kiri, dada, dan pipi kiri bayi.
Baca Juga: Kronologi Pemuda Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Raya Desa Keling
Tidak jauh dari lokasi penemuan, ditemukan ari-ari setengah kering serta banyak ceceran darah di selokan. Berdasarkan kondisi tersebut, Catur memperkirakan bahwa bayi tersebut baru lahir sekitar 24 jam sebelum ditemukan.
Catur kemudian menghubungi Polsek Mojoroto dan Polres Kediri Kota, serta meminta izin untuk membawa bayi ke RS Nirmala Kota Kediri. “Bayi tersebut digendong oleh adik perempuan saya dan sudah ditangani dengan cepat oleh tenaga medis di rumah sakit,” ungkap Catur, yang merupakan seorang purnawirawan polisi.
Saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.(ams)






