DAMAREMAS.COM, Kediri – Pemerintah Kota Kediri kembali akan mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui program ATM Beras pada Kamis, 16 April 2026.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, saat dikonfirmasi pada Senin, 13 April 2026, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pengadaan beras dengan estimasi total mencapai 32 ton untuk periode penyaluran tahun 2026.
“Alhamdulillah, saat ini kami juga sudah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap masing-masing mesin ATM Beras di setiap kelurahan. Pada Jumat lalu sempat ditemukan beberapa mesin mengalami gangguan, namun hari ini kami pastikan semuanya sudah kembali berjalan normal,” jelasnya.
Program yang telah berjalan hampir satu tahun ini menyasar masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 4 yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah pusat, baik melalui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH). Pada tahun ini, jumlah penerima ditetapkan sebanyak 4.285 orang.
Imam menambahkan, Pemerintah Kota Kediri saat ini memiliki 46 mesin ATM Beras yang tersebar di kantor-kantor kelurahan. Namun, khusus untuk Kelurahan Pocanan, mesin ATM Beras ditempatkan di depan Rumah Dinas Wali Kota. Hingga saat ini, belum ada rencana penambahan mesin, kecuali jika terjadi peningkatan jumlah penerima.
Terkait mekanisme penyaluran, pemerintah akan memberikan jadwal pengambilan yang berlangsung selama satu pekan. Apabila terdapat kendala, baik teknis maupun penerima berhalangan hadir, masyarakat dapat melapor ke kantor kelurahan setempat, dan bantuan beras akan diberikan secara manual.
“Setiap penerima mendapatkan 5 liter beras per bulan, dengan jatah satu kali pengambilan. Mekanismenya hampir sama seperti menarik uang tunai di ATM perbankan, hanya saja kartu tidak perlu dimasukkan ke dalam mesin, melainkan cukup ditempelkan,” terangnya.
Ia juga mengimbau kepada para penerima agar tidak memperjualbelikan bantuan beras tersebut, karena diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat kurang mampu. Ke depan, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan program ini secara bijak sehingga mampu meringankan beban kebutuhan sehari-hari.






