DAMAREMAS.COM, Kediri – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri nomor urut 1, Vinanda Praweswati-KH Qowimuddin Toha, melakukan silaturahmi dengan warga Kelurahan Balowerti, Kota Kediri. Dalam pertemuan ini, mereka tidak hanya mengenalkan program unggulan Sapta Cita, tetapi juga mendengarkan keluhan serta aspirasi masyarakat secara langsung.
Blusukan ke Gang 5, Sapa Warga dan Jaring Aspirasi
Vinanda dan Gus Qowim menggelar kampanye dengan blusukan ke rumah-rumah warga di Gang 5, Kelurahan Balowerti. Keduanya aktif menyapa dan menjaring aspirasi warga untuk mewujudkan visi “Kediri Mapan,” yang mencakup Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni.
Keluhan Kabel Semrawut dan Trotoar Tak Layak Disampaikan Warga
Dalam pertemuan tersebut, seorang warga bernama Taufik menyampaikan keluhannya tentang kondisi kabel listrik yang semrawut dan trotoar yang tidak layak. Ia berharap, jika terpilih, Vinanda bisa menata ulang regulasi tentang tata kota.
“Kabel-kabel semrawut ini merusak keindahan kota. Saya harap Mbak Vinanda, jika terpilih, bisa menata masalah ini,” ungkap Taufik. Ia juga mengeluhkan kondisi trotoar yang jauh dari standar kenyamanan bagi pejalan kaki. “Trotoar di Kota Kediri ini hampir seluruhnya jelek. Hanya sedikit yang layak.”
Permasalahan Lalu Lintas dan Truk Besar
Taufik juga menyoroti truk-truk besar yang melintasi Kota Kediri, yang menurutnya sangat membahayakan pengguna jalan. Ia mengusulkan agar segera dibangun jalur lingkar luar kota demi keamanan pengendara. “Sudah bukan zamannya truk besar masuk kota. Harus ada solusi agar truk-truk besar ini bisa lewat jalur lingkar luar,” tambahnya.
Vinanda Jawab Aspirasi Warga: Program D’CITO
Vinanda merespons keluhan warga dengan memperkenalkan salah satu dari tujuh program Sapta Cita, yaitu “Kediri City Tourism” (D’CITO). Program ini bertujuan untuk menjadikan Kota Kediri sebagai destinasi wisata unggulan dengan tata kota yang lebih tertib dan menarik.
“Aspirasi pak Taufik ini sejalan dengan visi misi kami. Kami berencana menata ulang trotoar dan kabel agar Kota Kediri lebih indah dan nyaman. Selain itu, program D’CITO akan mengembangkan kawasan wisata yang bisa kita banggakan, seperti penataan Jalan Dhoho yang rapi seperti Malioboro,” jelas Vinanda.
Dorong Kemajuan UMKM dan Pertanian
Vinanda juga menegaskan komitmennya untuk mempermudah akses bantuan modal bagi pelaku UMKM, serta memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian. “UMKM dan pertanian adalah dua sektor penting dalam perekonomian Kota Kediri. Kami akan berupaya untuk mempermudah akses modal bagi UMKM dan meningkatkan sektor pertanian sebagai pilar penting ekonomi kota ini,” tutupnya.






