DAMAREMAS.COM, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan terus mendukung pelestarian budaya lokal dengan menggelar Pelatihan Gerak dan Tari bagi 260 guru PAUD dan TK se-Kota Kediri, Kamis (7/11).
Pelatihan yang bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara ini bertujuan agar para guru dapat mengajarkan budaya lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Moh Anang Kurniawan, pelatihan ini diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan anak-anak, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya asli Kota Kediri. “Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya sehat, tetapi juga dapat turut melestarikan budaya lokal,” ungkap Anang.
Pelatihan dibagi menjadi dua sesi: sesi pertama memperkenalkan Tari Gogor Putih dan sesi kedua menyajikan Senam Kreasi Kediriku. Ety Kusumaningtyas dari Sanggar Guntur menjelaskan bahwa Tari Gogor Putih terinspirasi dari ikon Kota Kediri, Macan Putih, yang dikaitkan dengan kisah Sri Aji Joyoboyo. “Harapannya, anak-anak dapat meneladani sosok Joyoboyo sebagai pemimpin yang bijaksana,” jelas Ety.
Fitria Enggarsari dari Sanggar Dieva Dance Studio Kediri, yang mengajarkan Senam Kreasi Kediriku, menuturkan bahwa gerakan senam ini terinspirasi dari tarian Jaranan dengan elemen kontemporer. “Kami berharap, melalui senam ini, anak-anak menjadi lebih sehat dan aktif serta bangga dengan budaya mereka,” ujarnya.(sono)






