DAMAREMAS.COM, Surabaya – Petahana Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Lutfil Hakim, dan petahana Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Jatim, Dwi Eko Lokononto, secara bersamaan mengambil formulir pendaftaran bakal calon untuk periode 2026–2031.
Pengambilan formulir berlangsung di Sekretariat PWI Jatim, Jalan Taman Apsari No. 15–17, Surabaya, Selasa (13/10/2026). Lutfil Hakim datang langsung dengan didampingi sejumlah pendukung, sedangkan Dwi Eko Lokononto diwakili Rahardi Sukarno Junianto karena tengah memiliki kesibukan di luar pulau.
Mengenakan blazer abu-abu, Lutfil yang akrab disapa Cak Item diterima langsung Ketua Panitia Konferensi XVI PWI Jatim, Machmud Suhermono, didampingi Sekretaris Panitia Syaiful Anam beserta jajaran panitia lainnya.
Sebagai pendaftar pertama, Lutfil mengatakan kehadirannya sekaligus ingin memberikan contoh kepada anggota PWI Jatim yang berminat maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi. Ia menilai proses demokrasi penting untuk menjaga marwah PWI.
“Proses demokrasi di PWI harus ada agar marwah organisasi tetap terjaga,” ujar Lutfil.
Lutfil kembali maju untuk periode kedua sebagai Ketua PWI Jatim. Menurutnya, pencalonan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas amanah yang diberikan anggota. Kepercayaan dari ratusan anggota PWI Jatim, kata dia, menjadi tanggung jawab besar, terlebih organisasi saat ini menghadapi berbagai tantangan di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.
“Tentu banyak harapan yang dititipkan oleh anggota kepada saya di tengah situasi yang penuh ketidakpastian,” tambahnya.
Dwi Eko Lokononto Kembali Maju sebagai Ketua DKP PWI Jatim
Sementara itu, Dwi Eko Lokononto juga mengambil formulir bakal calon Ketua DKP PWI Jatim melalui perwakilannya, Rahardi Sukarno Junianto.
Sama seperti Lutfil, Dwi Eko yang akrab disapa Lucky juga kembali maju untuk periode kedua. Melalui sambungan telepon, Lucky menjelaskan dirinya tidak dapat hadir secara langsung karena tengah memiliki kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan di luar pulau.
“Saya kebetulan sedang ada kesibukan yang tidak bisa diwakilkan di luar pulau,” ujar Lucky.
Ia menilai dukungan dari sesama anggota untuk memimpin DKP PWI Jatim bukan sekadar bentuk kepercayaan, tetapi juga membawa harapan agar organisasi semakin profesional, adaptif, dan berintegritas. Harapan tersebut, menurutnya, menjadi tanggung jawab yang harus dijaga dalam menjalankan tugas di Dewan Kehormatan PWI Jatim.
Pengambilan Formulir Dibuka hingga 15 Oktober 2026
Ketua Panitia Konferensi XVI PWI Jatim, Machmud Suhermono, mengapresiasi anggota yang telah memanfaatkan kesempatan mengambil formulir bakal calon Ketua PWI Jatim maupun Ketua DKP PWI Jatim.
“Ini bakal calon pertama yang mengambil formulir untuk calon Ketua dan Ketua DKP PWI Jatim,” kata Machmud, didampingi Sekretaris Panitia Syaiful Anam.
Machmud menjelaskan, sesuai tahapan yang telah ditetapkan, bakal calon yang telah mengambil formulir diberi kesempatan melengkapi berkas persyaratan hingga 20 Oktober 2026. Setelah berkas diserahkan, panitia akan melakukan verifikasi dan validasi dokumen.
Apabila masih ditemukan kekurangan, bakal calon akan diberi waktu tambahan selama dua hari untuk melakukan perbaikan. Panitia juga telah menyiapkan lima format dokumen untuk memudahkan proses pendaftaran.
“Ada lima dokumen yang sudah kita siapkan formatnya sehingga memudahkan bakal calon,” jelasnya.
Pengambilan formulir bakal calon Ketua PWI Jatim dan Ketua DKP PWI Jatim masih dibuka hingga 15 Oktober 2026. Machmud mengimbau anggota yang memenuhi persyaratan segera memanfaatkan kesempatan tersebut, baik dengan datang langsung maupun melalui perwakilan.
“Silakan bagi anggota yang memenuhi syarat bisa segera mengambil formulir. Bisa datang sendiri atau diwakilkan,” pungkas Machmud.






