DAMAREMAS.COM, Kediri – Pemkot Kediri secara aktif menggelar kegiatan trauma healing di MTs Al Falah Manisrenggo hari ini, Senin (9/9), sebagai bagian dari upaya pemulihan kesehatan mental warga pasca peristiwa nahas di Kelurahan Manisrenggo pada tanggal 3 September lalu. Kegiatan ini melibatkan psikolog profesional dan bertujuan untuk memperkuat pemulihan psikis anak-anak serta memberikan penghargaan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak. Arief Cholisudin, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, menekankan pentingnya kehadiran Pemkot Kediri dalam mendampingi teman-teman korban agar mereka dapat mengelola memori terhadap kejadian tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menyasar siswa MTs Al Falah, tetapi juga meliputi siswa MI Miftahul Falah, keluarga korban, dan warga sekitar TKP. Melalui berbagai kegiatan seperti konseling, sosialisasi trauma healing, dan edukasi, Pemkot Kediri bekerja sama dengan psikolog dari IAIN Kota Kediri serta Forum Anak Kota Kediri untuk memberikan pendampingan yang dibutuhkan. Setelah kegiatan ini, Pemkot Kediri akan terus memantau kondisi lingkungan dengan bantuan camat, lurah, dan Satgas PPA untuk menanggapi kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Cholis berharap bahwa upaya ini tidak hanya mengatasi trauma akut tetapi juga memberikan pembelajaran bagi siswa dan masyarakat dalam menghadapi tantangan mental di masa depan. Sementara itu, Tatik Imadus Sa’adati dan Alecia Setya Salsabila dari Forum Anak Kota Kediri menambahkan bahwa metode seperti pengisian kuesioner, diskusi, dan Forum Group Discussion telah membantu dalam proses pendampingan dan pemulihan. Jadwal trauma healing akan terus dilaksanakan hingga akhir September untuk mencakup semua pihak yang terdampak peristiwa tragis ini.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Kediri berkomitmen untuk mendukung pemulihan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, menegaskan pentingnya respons yang cepat dan holistik dalam menghadapi situasi yang mengganggu kesehatan mental masyarakat.(sono)
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri






