DAMAREMAS.COM, Kediri – Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau lebih dari 12 juta warga di seluruh Indonesia. Salah satu pelaksanaannya digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, dan dipantau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.
Dalam kunjungannya, Pratikno didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Qowimmudin Thoha, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri.
Menko PMK bersama rombongan meninjau langsung proses pemeriksaan kesehatan yang diberikan kepada para santri dan masyarakat sekitar. Bahkan, Pratikno turut menjalani pemeriksaan tekanan darah sebagai bentuk dukungan terhadap pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan.
Selain memantau layanan kesehatan, Pratikno juga menyerahkan bantuan berupa mushaf Al-Qur’an, alat kesehatan, obat-obatan, dan sarana olahraga kepada pihak pondok pesantren. Sebagai bentuk apresiasi, pihak pondok turut memberikan cinderamata kepada Menko PMK dan Menteri PPPA.
Dalam keterangannya, Pratikno menegaskan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan SDM yang sehat dan produktif.
“Pemeriksaan kesehatan ini bagian dari strategi membangun SDM unggul. Kesehatan fisik adalah pondasi dasar agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu berkontribusi untuk bangsa,” kata Pratikno.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dari akses pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
“Sebagaimana dipesankan oleh Bapak Presiden Prabowo, tidak boleh ada anak Indonesia yang tidak sekolah, sakit, atau kelaparan. Tiga hal ini menjadi prioritas nasional yang harus kita kawal bersama di lapangan melalui kolaborasi dan sinergi,” ujarnya.






