UNP Kediri–UTP Malaysia Dorong Batik Dermo Go ASEAN Lewat Kolaborasi AI

foto DM
Kolaborasi lintas negara nyata di Kampung Batik Dermo. Mahasiswa UNP Kediri dan UTP Malaysia menampilkan karya batik hasil pengabdian internasional, memadukan kearifan lokal, teknologi desain, dan visi Batik Dermo menembus pasar ASEAN. (Sby/DM)

DAMAREMAS.COM, Kediri – Universitas Nusantara PGRI Kediri bersama Universiti Teknologi Petronas Malaysia mendorong penguatan UMKM Batik Dermo melalui kolaborasi budaya, teknologi, dan desain berbasis AI. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas branding Batik Dermo hingga pasar ASEAN.

Sebanyak 30 mahasiswa UNP Kediri dan UTP Malaysia, didampingi empat staf akademik UTP, terlibat langsung dalam proses membatik dan pembuatan wayang kulit bersama perajin lokal di Kampung Batik Dermo, Kota Kediri. Kegiatan ini menjadi sarana transfer pengetahuan sekaligus pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal.

Tak hanya belajar teknik tradisional, para mahasiswa juga mengembangkan desain motif batik menggunakan kecerdasan buatan. Desain tersebut nantinya ditawarkan kepada perajin Dermo sebagai motif baru yang siap diproduksi dan dipasarkan, dengan tujuan memperkuat identitas dan daya saing Batik Dermo.

Mahasiswa UTP Malaysia mengaku pengalaman membatik, mencanting, dan membuat wayang kulit secara langsung menjadi pembelajaran budaya yang berkesan dan bernilai tinggi. Seluruh hasil karya mahasiswa kemudian ditampilkan satu per satu, sebagai bentuk presentasi ide dan inovasi yang siap diimplementasikan oleh perajin lokal.

Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu mendorong Batik Dermo naik kelas, tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi berkembang sebagai produk kreatif berdaya saing regional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *