Tanggul Sungai Jebol, Puluhan Rumah Diterjang Banjir di Kediri, Dua Rumah Rusak Parah

Puluhan rumah di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri diterjang banjir. Banjir disebabkan tanggul Sungai Bendo Mongal jebol setelah diguyur hujan deras. (Sby/DM)

DAMAEREMAS.COM, Kediri – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kediri pada Senin sore hingga malam menyebabkan tanggul Sungai Bendo Mongal di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, jebol. Akibatnya, puluhan rumah warga di lingkungan RT 6, 7, dan 8 terendam banjir, dan dua rumah mengalami kerusakan parah hingga dindingnya jebol. Para pemilik rumah yang terdampak, termasuk Aziz dan Karji, terpaksa mengungsi ke rumah saudara mereka.

Purnomo, Ketua RT 8 Desa Bakalan, menyampaikan bahwa jebolnya tanggul menyebabkan air meluap dan merendam hampir 50 rumah di sekitar lokasi. Ia mengatakan bahwa dua rumah mengalami kerusakan paling parah akibat terjangan banjir tersebut.

Bacaan Lainnya

“Akibat sungai meluap, tanggul Sungai Bendo Mongal jebol, sehingga banjir merendam hampir 50 rumah. Dua di antaranya rusak parah karena dindingnya jebol. Pemilik rumah saat ini mengungsi di rumah saudaranya,” ujar Purnomo, Ketua RT 8 Desa Bakalan.

Nur Khamid, Koordinator Forum Penanggulangan Bencana Daerah (FPRB) Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa jebolnya tanggul sepanjang sekitar 10 meter disebabkan oleh banyaknya bambu yang menyangkut di dam sungai, sehingga air meluap. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan jumlah rumah yang terdampak banjir.

“Tanggul yang jebol sekitar 10 meter. Penyebabnya karena banyaknya pohon bambu yang tersangkut di dam Sungai Bendo Mongal, sehingga air meluap dan menjebol tanggul. Saat ini jumlah rumah yang terendam banjir masih dalam pendataan,” ujar Nur Khamid.

Ketinggian air mencapai 50 cm di jalan sekitar lokasi, dan di dalam rumah mencapai 10 cm, merendam perabotan warga. Para pemilik rumah sibuk menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *