DAMAREMAS.COM, Kediri – Ribuan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, Bali, hingga Jawa Tengah memeriahkan Dhoho Night Carnival 2025 di Kota Kediri. Para peserta menampilkan beragam karya busana unik berbahan daur ulang, menghadirkan tontonan kreatif yang mampu memukau ribuan warga di sepanjang rute acara.
Pembukaan Dhoho Night Carnival dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama jajaran Forkopimda. Rombongan berjalan menyapa masyarakat yang memadati area acara. Sebelum parade dimulai, pengunjung disuguhkan drone light show dan pesta kembang api yang semakin menghidupkan suasana malam.
Tahun ini, rute Dhoho Night Carnival mengalami perubahan. Parade dimulai dari Alun-Alun Kota Kediri, tepat di depan Masjid Agung, dan berakhir di depan Balai Kota Kediri. Penyesuaian rute ini dilakukan agar peserta dan warga dapat merasakan pengalaman berbeda ketika parade melintas di kawasan Jalan Dhoho, ikon pusat kota Kediri. Sebelumnya, kegiatan ini dimulai dari Stadion Brawijaya dan finis di Balai Kota.
DAMAREMAS TV https://youtu.be/Jf60ze4eMD0
Sebanyak 40 kelompok peserta dari berbagai kota seperti Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Madiun, Malang, Batu, Pamekasan, Jembrana (Bali), Surakarta, dan Yogyakarta tampil totalitas menampilkan kreasi busana dan budaya mereka.
Mengusung tema Glow Green, para peserta menghadirkan kostum bercahaya yang dirancang dari material daur ulang. Konsep ini menjadikan parade bukan hanya meriah, tetapi juga menonjolkan pesan lingkungan dan inovasi kreatif. Dhoho Night Carnival 2025 sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-1146 Kota Kediri.
Pernyataan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati
Dhoho Night Carnival digelar sebagai ruang ekspresi bagi para pegiat fashion dan seniman dari berbagai daerah di Nusantara untuk menampilkan karya terbaik mereka. Harapannya, ajang ini mendorong tumbuhnya manfaat ekonomi kreatif bagi masyarakat.
Terinspirasi dari filosofi Dewi Kilisuci, Dhoho Night Carnival dimaknai sebagai simbol kemurnian hati, keseimbangan alam, dan bangkitnya kreativitas warga Kota Kediri. Tema Glow Green menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan, berkarya dari bahan daur ulang, serta memadukan inovasi dengan nilai keberlanjutan.






