Rekonstruksi Kasus Mutilasi Uswatun Khasanah di Kediri

foto DM
Rekonstruksi Kasus Mutilasi: Tersangka Rohmad Tri Hartanto alias Antok (berbaju oranye) memperagakan adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah yang digelar oleh Tim Jatanras Polda Jatim di Kediri. Polisi mengawal ketat jalannya rekonstruksi yang memperagakan lebih dari 120 adegan. (foto: Sby/DM)

DAMAREMAS.COM, Kediri Tim Jatanras Polda Jawa Timur bersama Satreskrim Polres Kediri Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Rohmad Tri Hartanto alias Antok terhadap Uswatun Khasanah. Jasad korban ditemukan di tiga lokasi berbeda, yakni Ngawi, Ponorogo, dan Trenggalek.

Rekonstruksi digelar di beberapa tempat di Kota Kediri, termasuk rumah makan dan hotel tempat tersangka menginap serta melakukan mutilasi. Dalam proses ini, tersangka memperagakan lebih dari 120 adegan, mulai dari kedatangan bersama korban, pembelian pisau di minimarket, hingga proses pembunuhan dan mutilasi. Setelah itu, tersangka memasukkan tubuh korban ke dalam koper.

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menyatakan bahwa rekonstruksi ini bertujuan melengkapi berkas perkara. “Dari seluruh adegan yang diperagakan, tersangka tidak memberikan bantahan dan mengakui semua perbuatannya,” ujar AKBP Arbaridi.

Tiga lokasi rekonstruksi di Kota Kediri meliputi rumah makan, hotel, dan minimarket di Jalan Raung. Rekonstruksi ini juga dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Kota Kediri untuk memperjelas alur kejadian dalam persidangan. Setelah tahap ini, tim penyidik melanjutkan rekonstruksi ke Ngawi, Ponorogo, dan Trenggalek.

Diketahui, kasus ini mencuat pada akhir Januari lalu setelah ditemukan jasad perempuan dalam koper merah tanpa kepala. Setelah mengidentifikasi korban, polisi berhasil menangkap pelaku yang melakukan mutilasi di sebuah hotel di Kota Kediri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *