Persik Kediri Datangkan Tiga Pemain Asing Jelang Lawan Malut United

foto DM
Tiga pemain asing anyar Persik Kediri menjalani sesi adaptasi dan pemantapan taktik jelang laga tandang melawan Malut United pada pekan ke-18 Super League Indonesia 2025–2026. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendongkrak performa Macan Putih pada putaran kedua kompetisi. (Sby/DM)

DAMAREMAS.COM, Kediri — Menjelang putaran kedua Super League Indonesia musim 2025–2026, Persik Kediri melakukan perombakan skuad dengan mendatangkan tiga pemain asing guna memperbaiki posisi klasemen. Tim berjuluk Macan Putih itu dijadwalkan melawat ke kandang Malut United pada pekan ke-18, Sabtu (24/1/2026).

Manajemen Persik Kediri memastikan persiapan tim berjalan matang menghadapi putaran kedua kompetisi. Selain tiga pemain asing, dua pemain lokal juga didatangkan untuk menambah kedalaman skuad.

Bacaan Lainnya

Tiga pemain asing baru tersebut adalah Jon Toral, gelandang asal Spanyol; Andrian Luna, penyerang asal Uruguay; serta Chechu Meneses yang berposisi sebagai pemain bertahan. Dari ketiganya, Toral dan Luna baru pertama kali merumput di kompetisi sepak bola Indonesia.

Manager Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, mengatakan bahwa proses adaptasi para pemain asing baru berjalan positif dan sesuai harapan tim pelatih.

“Adaptasi pemain asing baru berjalan sangat baik. Mereka sudah menyatu dengan tim dan dalam kondisi siap. Untuk laga melawan Malut United, pemain asing baru dipastikan akan diturunkan,” ujar Syahid Nur Ichsan.

Ia menambahkan, kehadiran pemain anyar diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap performa tim, terutama dalam upaya memperbaiki posisi Persik di klasemen Super League.

“Tentu target kami adalah mencuri poin di kandang Malut United. Kami ingin perlahan naik ke papan atas klasemen pada putaran kedua ini,” tegasnya.

Meski demikian, manajemen Persik Kediri masih membuka peluang adanya perubahan komposisi pemain asing. Beberapa pemain asing lama berpotensi dilepas apabila dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

“Kami masih melakukan evaluasi. Tidak menutup kemungkinan ada pemain asing yang dilepas untuk memberi ruang bagi pemain yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakter permainan tim,” pungkas Syahid.

Saat ini, Persik Kediri optimistis dapat tampil kompetitif pada putaran kedua Super League Indonesia 2025–2026, seiring dengan komposisi pemain yang dinilai semakin solid dan seimbang.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *