DAMAREMAS.COM, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Inspektorat mengadakan desk evaluasi internal triwulan IV Tahun 2024 untuk mengukur keberhasilan implementasi reformasi birokrasi di perangkat daerah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan dihadiri perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
“Evaluasi triwulan I, II, dan III sudah dilakukan sepanjang tahun 2024. Untuk triwulan IV baru kita laksanakan awal tahun ini, sesuai arahan Kementerian PANRB terkait teknis evaluasi reformasi birokrasi,” ujar Muklis Isnaini, Inspektur Kota Kediri.
Evaluasi ini mencakup capaian rencana aksi reformasi birokrasi yang diunggah ke portal KemenpanRB, meliputi dua kategori utama: reformasi birokrasi general dan tematik. Fokus tematik mencakup pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, penggunaan produk dalam negeri, dan digitalisasi pemerintahan. Sementara itu, reformasi general melibatkan penguatan pengelolaan keuangan, sistem merit, pengadaan barang dan jasa, hingga penyediaan data kemiskinan yang detail.
Muklis menekankan pentingnya evaluasi sebagai langkah memastikan efektivitas tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel, sekaligus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. “Evaluasi ini menjadi bukti komitmen untuk mengetahui sejauh mana perubahan telah dilakukan, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Capaian reformasi birokrasi Kota Kediri terus menunjukkan tren positif. Pada 2022, indeks reformasi birokrasi Kota Kediri berada di angka 62,78, yang kemudian melonjak menjadi 74,63 pada 2023. “Kami menargetkan indeks tahun 2024 mencapai 77. Semoga angka tersebut tercapai bahkan melampaui target,” harap Muklis.
Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif dan kolaboratif dalam mendukung penyelenggaraan evaluasi reformasi birokrasi ke depan.
Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri






