Orang Tua Wajib Tahu! Ini Gejala Penyakit Autoimun Pada Anak yang Harus Diwaspadai

Ilustrasi gejala penyakit autoimun pada anak

DAMAREMAS.COM – Penyakit autoimun tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga dapat terjadi pada anak.

Masalah autoimun terjadi ketika sistem imun yang seharusnya melindungi tubuh justru menyerang jaringan tubuh sendiri.

Bacaan Lainnya

Karena gejala awal penyakit autoimun seringkali tidak spesifik dan menyerupai penyakit umum lainnya, penting bagi orang tua untuk lebih peka terhadap tanda yang muncul.

Dalam artikel ini kami akan membahas tentang berbagai gejala dari penyakit autoimun pada anak yang harus diwaspadai :

Apa Itu Penyakit Autoimun?

Autoimun adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh keliru mengenali sel tubuh yang sehat sebagai ancaman, lalu menyerangnya.

Terdapat lebih dari 80 jenis penyakit, dan beberapa di antaranya sering dijumpai pada anak-anak, seperti lupus, diabetes tipe 1, penyakit celiac, dan artritis idiopatik juvenil.

Gejala Umum Penyakit Autoimun Pada Anak

Gejala penyakit pada anak bisa bervariasi tergantung jenisnya. Namun, ada beberapa tanda umum yang patut diwaspadai:

1. Kelelahan Berlebihan

Anak tampak lemas dan cepat lelah meskipun tidak banyak beraktivitas. Kelelahan ini bisa berlangsung lama dan tidak membaik dengan istirahat.

2. Demam yang Tidak Jelas Penyebabnya

Demam ringan atau tinggi yang muncul berulang tanpa penyebab yang jelas, seperti infeksi, bisa menjadi tanda adanya peradangan.

3. Nyeri dan Bengkak pada Sendi

Jika anak mengeluh nyeri sendi, terutama di pagi hari, atau mengalami pembengkakan yang tidak kunjung reda, bisa jadi itu adalah tanda artritis.

4. Ruam Kulit

Beberapa penyakit autoimun seperti lupus dapat menyebabkan ruam berbentuk kupu-kupu di wajah atau ruam lain yang muncul tanpa alasan yang jelas.

5. Masalah Pencernaan

Gejala seperti diare kronis, sembelit, nyeri perut, dan muntah berulang bisa mengindikasikan penyakit autoimun seperti penyakit celiac atau penyakit Crohn.

6. Penurunan Berat Badan

Anak yang kehilangan berat badan tanpa sebab yang jelas perlu diperiksa lebih lanjut, terutama jika disertai gejala lainnya.

7. Perubahan pada Warna Kulit

Beberapa penyakit seperti vitiligo menyebabkan kehilangan pigmentasi kulit, sementara lupus bisa menyebabkan ruam kemerahan.

8. Mudah Sakit dan Lama Sembuh

Sistem kekebalan yang terganggu bisa menyebabkan anak lebih mudah tertular penyakit dan lebih lama sembuh dari infeksi ringan.

Pentingnya Diagnosis Dini

Karena gejala penyakit ini cenderung samar dan berkembang perlahan, diagnosis dini sangat penting untuk mencegah kerusakan organ yang lebih parah.

Jika Anda mencurigai adanya tanda-tanda di atas, segera konsultasikan ke dokter anak atau spesialis imunologi anak.

Penanganan dan Perawatan

Tidak semua penyakit dapat disembuhkan, tetapi banyak yang dapat dikendalikan dengan pengobatan jangka panjang. Penanganan biasanya meliputi:

– Obat anti-inflamasi atau imunosupresan
– Terapi fisik jika sendi terpengaruh
– Diet khusus jika saluran pencernaan terganggu
– Pemantauan rutin oleh dokter spesialis

Mengenali gejala penyakit autoimun pada anak sedini mungkin sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Orang tua perlu waspada terhadap perubahan fisik maupun perilaku anak yang tidak biasa.

Deteksi dini dan perawatan yang tepat bisa membantu anak tetap menjalani hidup aktif dan sehat serta terhindar dari penyakit autoimun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *