Niat Mulia Dibalik Berdirinya Akademi Balap Valentino Rossi

valentino rossi

DAMAREMAS.COM – VR46 Riders Academy atau akademi balap Valentino Rossi sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Program pengembangan bakat pembalap junior ini menjadi panutan dalam dunia motorsport baik di MotoGP maupun WorldSBK.

 

Bacaan Lainnya

Akademi balap Valentino Rossi ini membantu banyak pembalap menjadi sangat kompetitif di sirkuit dan membantu mereka membangun citra yang baik.

 

Program ini ditiru oleh Juara WorldSSP lima kali Kenan Sofuoglu yang melatih pembalap muda Turki seperti Toprak Razgatlioglu, Deniz Oncu, Can Oncu dan Bahatin Sofuoglu. Beberapa pesaing yang berbasis di Andorra juga memiliki program serupa termasuk Jack Miller, Brad Binder, Darryn Binder dan Garrett Gerloff.

 

Baca Juga: Biografi Valentino Rossi, Legenda Balap MotoGP yang Memulai Balapan sejak Umur 13 Tahun

 

VR46 Academy didirikan pada tahun 2013 langsung oleh legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi. Entah apa yang mendasari Rossi mendirikan Akademi VR46 saat itu. Namun baru-baru ini, The Doctor julukan Rossi akhirnya mengungkapkan apa tujuannya membangun akademi untuk para pesaing muda tersebut.

 

Menariknya, tujuan Rossi membangun VR46 Academy sangatlah mulia. Tujuan awal didirikannya akademi tersebut adalah Rossi ingin melihat kompetitor asal Italia semakin berkembang, khususnya di ajang MotoGP.

 

Tak heran akademi ini melahirkan banyak pesaing utama. Yang paling terlihat tentu saja pebalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia yang kemarin menjadi lulusan VR46 Academy pertama yang meraih gelar juara MotoGP musim 2022. Pecco bergabung dengan Marco Bezzecchi dari Mooney VR46, yang terpilih sebagai Rookie of the Year MotoGP 2022.

 

Baca Juga: Sejumlah Motor Yang Membawa Valentino Rossi Menjadi Legenda Hidup MotoGP

 

Selain itu, ada beberapa penantang teratas lainnya di MotoGP yang merupakan jebolan Akademi Legenda Italia, seperti Franco Morbidelli, Enea Bastianini, dan Luca Marini. Lalu ada pesaing di dua kelas lainnya, seperti Celestino Vietti, Nicolo Bulega, dan Lorenzo Baldassari.

 

Semua pebalap bertalenta tersebut merupakan hasil memoles Juara MotoGP tujuh kali itu. Namun, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan informasi dari sosok legendaris seperti Rossi?

 

Mengutip dari celebrities.id menurut laporan Motosan yang dipublikasikan pada Selasa (13/12/2022), pembalap muda tidak perlu membayar sepeser pun atau mendapatkan ilmu di VR46 Academy. Namun, saat mereka berkembang dan menjadi pesaing profesional, ada sejumlah biaya yang harus mereka bayar.

 

Syaratnya, jika gaji sang pembalap mencapai 50.000 euro (825,5 juta rupiah) per tahun, ia harus menyumbangkan 10 persen dari gajinya ke VR46 Academy. Banyak yang melihat ini sangat bermanfaat bagi para peserta yang terus mengejar mimpinya menjadi juara dunia dan juga bagi akademi yang ada di Tavullia, Italia itu.

 

Baca Juga: Kesegaran Jenang Grendul, Salah Satu Makanan Khas Tulungagung yang Cocok Disantap untuk Sarapan

 

Anehnya, meski mampu melahirkan pebalap-pebalap mumpuni yang mampu menjuarai Kejuaraan Dunia MotoGP, seperti Francesco Bagnaia, VR 46 Riders Academy justru mengurangi jumlah siswa pada tahun 2023.

 

Hal ini dibocorkan oleh manajer tim MotoGP VR46 Racing Team, Allessio Salucci, yang akrab disapa Uccio. VR 46 Riders Academy akan mengurangi para pebalap muda yang masih harus berkembang dan membutuhkan banyak bimbingan.

 

Bukan yang sudah senior dan memiliki nama seperti Francesco Bagnaia (Ducati), Franco Morbidelli (Yamaha) atau adik dari pemilik VR 46 Riders Academy, Luca Marini (Ducati).

 

Baca Juga: Kerupuk Gadung Tulungagung, Jajanan Gurih dan Renyah yang Digemari Masyarakat

 

Siswa yang baru saja keluar dari Akademi Balap VR 46 milik Valentino Rossi diantaranya Stefano Manzi, Alberto Surra dan Niccolo Antonelli, yang telah memasuki kelas Moto2.

 

Tentu saja, saat ini Uccio belum bisa memastikan apakah pengurangan itu akan berlanjut. Namun yang pasti, penerimaan mahasiswa baru tidak akan dibuka pada tahun 2023.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *