DAMAREMAS.COM – Untuk meraih kesuksesan dan kesuksesan tentu membutuhkan banyak usaha, begitu pula dengan Valentino Rossi. Mungkin salah satu alasan dia masih kuat di sirkuit MotoGP adalah karena dia selalu berlatih.
Tidak hanya di trek aspal, tapi juga di jalan pribadi yang didesain untuk dirt bike. Dia merancang sendiri sirkuit pribadi itu bersama ayahnya. Ada yang unik dari trek di kampung halaman Rossi di Tavullia, Italia ini.
Awalnya Rossi dan ayahnya ingin membuat lintasan ini untuk drifting. Namun akhirnya dia mengubahnya menjadi jalur dirt bike. Mungkin ini juga karena teknologi dirt bike yang sedikit banyak berpengaruh pada balap motor MotoGP.
Baca juga : Sejumlah Motor Yang Membawa Valentino Rossi Menjadi Legenda Hidup MotoGP
Lintasan ini juga merupakan lokasi latihan yang populer bagi para profesional dan kompetitor lokal.
Valentino Rossi dikabarkan memiliki keinginan untuk memperluas sirkuit pribadinya di kampung halamannya di Tavullia, Italia. Namun, keinginan Valentino Rossi untuk memperluas sirkuit ditolak oleh para tetangga.
Dikutip dari gpone.com, warga sekitar mengajukan gugatan terhadap rencana Rossi di Pengadilan Administratif. Mereka melihat perluasan itu sebagai pelanggaran kode lingkungan, lansekap, dan perencanaan kota.
Menurut Todo Circuito, ada lima rumah yang sangat dekat dengan Motor Ranch. Warga kelima rumah tersebut terus mengeluhkan suara bising sepeda motor yang mengganggu ketenangan dan debu jalanan yang masuk ke rumah mereka.
Pada tahun 2011 Rossi membeli 100.000m2 tanah melalui perusahaan ayahnya Graziano Rossi dan di properti ini Tohtori membangun jalan tanah serbaguna dengan beberapa bangunan yang berfungsi sebagai garasi sepeda motor, ruang ganti dan ruang makan.
Menurut kabar terbaru, Pengadilan Administratif menolak pengaduan beberapa warga. Dengan demikian pengadilan distrik membebaskan Rossi untuk memperluas sirkuit.
Baca juga : Perjalanan Karir Valentino Rossi, Juarai 4 Kelas Berbeda dalam 7 Tahun
sirkuit tersebut merupakan jalur pribadi yang biasa digunakan Rossi untuk latihan motorcross. Ranch juga digunakan oleh VR46 Riders Academy sebagai tempat latihan para pembalap muda. Di sini Rossi kerap mengajak rekan-rekan aktivisnya untuk berlatih bersama.
Dalam putusannya, Pengadilan Administratif menegaskan, fasilitas tersebut tidak dibuka untuk umum dan tidak digunakan untuk menyelenggarakan kompetisi massal. Pengacara Rossi, Antonella Storoni, menyatakan tidak pernah ada balapan di Ranch.
Menurut Storoni, sirkuit digunakan sesuai dengan kode perencanaan lingkungan, bangunan dan kota. Namun, konflik ini mungkin tidak akan segera berakhir, karena penduduk setempat dapat mengajukan banding ke Dewan Negara.
Dibalik konflik dengan tetangga, seorang Pembalap muda Indonesia Anggi Setiawan terkesan dengan lintasan Motor Ranch milik Valentino Rossi di Tavullia, Italia. Anggi menjadi satu dari enam peserta Yamaha VR46 Master Camp.
Ini merupakan kali ketiga Yamaha VR46 Master Camp digelar. Anggi dan lima peserta lainnya mendapatkan informasi dan pelatihan dari tim VR46 selama lima hari.
Senada dengan pendapat Anggi, Pembalap Malaysia Muhammad Akid Bin Aziz juga menyatakan senang bisa menguji Rossi di lintasan. Pengalaman ini adalah yang pertama bagi Akid.
Di hari pertama latihan, enam atlet muda Asia berlatih di gym di bawah bimbingan guru Carlo Casabianca, yang mendemonstrasikan metode latihan gerakan, peregangan, dan kekuatan otot.
Setelah itu, mereka berlatih di lapangan bersama dua pesaing Sky Racing Team VR46, Luca Marini (Moto2) dan Andrea Mignon (Moto3). Mereka kemudian balapan di Motor Ranch VR46.
Lintasan Moto Ranch VR46 sendiri memiliki panjang kurang lebih 1,7 mil. Selain arena pacuan kuda, perkebunan pribadi Ross mencakup 198 hektar pertanian, kebun anggur, dan kebun zaitun.






