DAMAREMAS.COM, Kediri – Menjelang Lebaran, harga sejumlah bahan pokok di Kota Kediri mengalami kenaikan. Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Kota Kediri menggelar operasi pasar murah. Melalui program ini, warga dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih rendah, selisih hingga Rp5.000 dibandingkan harga pasaran.
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemkot Kediri, Tetuko Erwin Sukarno, menyatakan bahwa operasi pasar murah ini bertujuan menekan lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Lebaran.
“Operasi pasar murah ini kami gelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kami berharap ini dapat meringankan beban warga di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran,” ujar Erwin.
Antusiasme warga terhadap operasi pasar ini cukup tinggi. Banyak yang rela antre demi mendapatkan harga bahan pokok yang lebih murah. Salah seorang warga Kediri, Wahyu Ningtyastutik, mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini.
“Harga di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar. Selisihnya bisa sampai Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram. Ini sangat membantu kami, terutama menjelang Lebaran,” kata Wahyu.
Dalam operasi pasar ini, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur. Harga yang ditawarkan antara lain beras Rp65.000 per 5 kg, minyak goreng Rp15.000 per liter, dan telur ayam Rp25.000 per kg.
Operasi pasar murah ini digelar di sejumlah kantor kelurahan di Kota Kediri hingga 26 Maret 2025. Setiap kelurahan mendapat jatah pasokan beras sebanyak 150 paket kemasan 5 kg, gula 400 kg, minyak goreng 336 liter, dan telur ayam 200 kg.
Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang dan nyaman.






