DAMAREMAS.COM, Kediri – Calon Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menghadiri acara silaturahmi bersama ratusan Bu Nyai dan Nawaning se-Kabupaten Kediri. Acara ini berlangsung di salah satu hotel di Kediri dan menjadi ajang dukungan nyata bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa.
Dalam kesempatan tersebut, Hanindhito mengungkapkan bahwa dirinya menerima pesan khusus dari para Bu Nyai dan Nawaning terkait dengan pemerataan bantuan, khususnya bagi pondok pesantren. Salah satu perhatian utama adalah pentingnya menciptakan kemandirian ekonomi bagi para santri.
“Kemandirian ekonomi para santri menjadi kebutuhan mendasar untuk pondok pesantren. Selain itu, kita juga akan fokus pada pemerataan insentif untuk guru madrasah diniyah (Madin). Dari data yang ada, sekitar 6.800 guru Madin di Kediri belum menerima bantuan. Kami berkomitmen untuk memastikan mereka mendapatkan intensif dan mendukung pengembangan kewirausahaan di pesantren,” jelas Hanindhito.
Selain itu, Hanindhito menyebutkan beberapa program yang telah berjalan di beberapa pesantren, seperti pelatihan digital printing, jasa cukur rambut, hingga tata rias. Program-program ini disertai dengan bantuan alat dan modal, serta evaluasi selama satu tahun.
“Tadi ada permintaan untuk membuka digital printing di beberapa pesantren, dan di Pondok Delopo sudah ada pelatihan cukur rambut. Bahkan, beberapa santri sudah membuka usaha cukur rambut. Program lain seperti pelatihan make up juga sudah kami jalankan. Kami terus mengevaluasi program ini, dan akan dilanjutkan jika berjalan dengan baik,” tambahnya.
Ibu Nyai Hj Lailatul Badriyah Djazuli, Ketua PCNU Kabupaten Kediri, turut mendukung pasangan calon ini dan menyatakan keyakinannya pada Hanindhito. “Mas Dhito sudah teruji, dan saya yakin dia akan terus seperti itu. Pondok Pesantren Ploso yang memiliki ribuan santri juga sangat membutuhkan bantuan yang merata,” ujarnya.






