DAMAREMAS.COM, Kediri – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi Wisata Desa Jambu Tabulampot di Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri. Dalam kunjungannya, Khofifah meninjau pembibitan alpukat unggulan, termasuk Alpukat Kelud dan Alpukat AJS, serta ikut memetik buah langsung dari pohon.
Khofifah mengapresiasi inovasi pengelolaan desa wisata yang dipimpin oleh Kepala Desa Jambu, Agus Joko Susilo. Ia menilai upaya pengembangan 70 varietas alpukat sebagai langkah kreatif yang berpotensi mendongkrak agribisnis dan wisata edukasi. Bahkan, hak kekayaan intelektual untuk alpukat unggulan tersebut segera didaftarkan.
“Ini inovasi luar biasa yang bisa menjadi referensi bagi mereka yang memiliki passion di sektor agribisnis,” ujar Khofifah.
Agus Joko Susilo merasa bangga atas kunjungan gubernur ke Desa Wisata Jambu, yang sebelumnya telah meraih penghargaan melalui program Wisata Dewi Cemara dari Pemprov Jatim.
Alpukat Kelud, yang menjadi ikon desa ini, memiliki ciri khas ukuran besar dengan panjang 40 cm dan berat hingga 1,8 kg. Buah ini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, Alpukat AJS juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta alpukat.
Desa Wisata Jambu Tabulampot kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata agribisnis dan edukasi, menarik perhatian wisatawan serta pecinta pertanian dari berbagai daerah.






