DAMAREMAS.COM, Kediri – Memasuki awal bulan puasa, Komandan Kodim 0809 Kediri yang juga Dansatgas TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, turun langsung ke Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, untuk meninjau progres program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Dalam kunjungannya, Dansatgas menyambangi tiga lansia penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selain memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target, ia juga menyerahkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pokok warga prasejahtera di awal Ramadan.
Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menyampaikan apresiasi atas kerja keras personel Satgas TMMD bersama masyarakat. Ia menegaskan, sinergi TNI dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Progres pembangunan fisik menunjukkan tren positif. Dari target 20 unit RTLH, saat ini pengerjaan telah mencapai 65 persen. Kami optimistis seluruh sasaran selesai tepat waktu,” ujarnya.
Tak hanya RTLH, pembangunan lima titik sumur bor untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian juga telah mencapai 65 persen. Program ini menjadi solusi jangka panjang bagi petani di Desa Gadungan yang selama ini kesulitan air saat musim kemarau.
Doni Rahman, perwakilan Kelompok Tani Subur Makmur Gadungan, menyatakan pembangunan sumur bor sangat dinantikan petani. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor krusial untuk menjaga produktivitas pertanian jagung, terutama saat kemarau panjang.
“Dengan adanya sumur bor ini, petani tidak lagi khawatir kekurangan air. Ini sangat membantu keberlanjutan pertanian kami,” kata Doni.
Selain kegiatan fisik, Dansatgas TMMD juga melaksanakan kegiatan keagamaan dan sosial. Ia membagikan Al-Qur’an serta perlengkapan salat ke sejumlah masjid dan musala yang tersebar di enam dusun lokasi TMMD. Bahkan, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah turut menjadi khatib dan menyampaikan khutbah Salat Jumat di Masjid Baitul Huda, Desa Gadungan.
Program TMMD ke-127 di Desa Gadungan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan spiritual masyarakat setempat.






