Pj Wali Kota Kediri Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyerahkan bantuan kepada BPBD Kota Kediri.(doc. Diskominfo Kota Kediri)

DAMAREMAS.COM, Kediri – Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, memimpin Apel Gladi Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana yang melibatkan ASN, TNI, Polri, dan relawan. di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (12/12).

Zanariah mengingatkan bahwa hujan deras baru-baru ini meningkatkan risiko banjir, pohon tumbang, dan kerusakan akibat angin kencang, terutama di wilayah Mojoroto, Bujel, dan Ngampel. Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim hujan 2024/2025 diperkirakan terjadi pada Januari 2025, dengan intensitas hujan di atas normal. “Kita harus segera mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Zanariah menjelaskan bahwa Gubernur Jawa Timur telah mengeluarkan Surat Edaran terkait kesiapsiagaan menghadapi hidrometeorologi, yang mencakup langkah-langkah seperti pemangkasan pohon, pembersihan saluran air, penguatan drainase, hingga penyediaan rambu evakuasi. Di Kota Kediri, beberapa poin ini sudah diterapkan, seperti kerja bakti rutin di tiap kelurahan.

Apel gladi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan, sesuai Permendagri Nomor 101 Tahun 2018. Simulasi penyelamatan di ketinggian juga digelar di kantor Sekretariat Pemerintah Kota Kediri untuk melatih respons semua pihak. “Kegiatan ini diharapkan meminimalkan dampak bencana dan mewujudkan Kota Kediri yang tangguh,” ungkap Zanariah.

Dalam kesempatan tersebut, Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyerahkan bantuan kepada BPBD Kota Kediri. Zanariah juga memeriksa pasukan, kendaraan, dan perlengkapan penanganan bencana.

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Bagus Alit, kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.

Reporter: sono

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *