Sompil Tulungagung, Makanan Khas Tulungagung yang Awalnya Bekal Petani

sompil tulungagung

DAMAREMAS.COM – Setiap daerah selalu memiliki kuliner tersendiri yang menjadi khas dari masing-masing kota/kabupaten. Tidak terkecuali wilayah yang berjuluk kota marmer yakni Kabupaten Tulungagung.

Salah satu daerah di pesisir selatan eks-Karesidenan Kediri yang terletak di antara Kabupaten Trenggalek, Blitar dan Kediri inipun juga memiliki aneka kuliner khas yang tentuya sayang untuk dilewatkan.

Bacaan Lainnya

Selain lodho ayam, Tulungagung juga memiliki menu sompil yang wajib di coba ketika berkunjung di kota marmer. Sompil Tulungagung merupakan makanan harian berbahan dasar beras dengan komposisi menu olahan tertentu.

Sompil Tulungagung ini dulunya merupakan menu makanan yang dibuat untuk bekal petani di sawah. Sompil diyakini sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu.

Seiring berjalannya waktu, sompil semakin banyak diminati dan dijual bebas di pasar-pasar tradisional. Sompil memiliki cita rasa pedesaan yang khas. Sompil disajikan menggunakan daun pisang atau daun jati sebagai pengganti piring.

Sompil biasanya disajikan dengan sayur lodeh pepaya muda. Selain lodeh pepaya muda, sompil biasanya juga disajikan dengan lodeh buah nangka muda, kacang panjang dan kacang tolo.

Sompil Tulungagung memiliki citarasa pedas yang dipadukan dengan sayur urap yang dicampur dengan parutan kelapa muda pedas.

Selain dengan urap, sompil biasanya juga disajikan dengan ikan asin, kerupuk puli atau bisa juga dengan telur atau lauk lainnya.

Meskipun terlihat sederhana, namun Sompil memiliki rasa yang lezat. Sompil hampir sama dengan lontong, namun sompil memiliki ciri khas tersendiri yakni memiliki tekstur yang sangat lembut.

Berbeda dengan kebanyakan lontong pada umumnya. Kelembutan sompil semakin nikmat disantap dengan gurih dan pedasnya sayur lodeh sebagai pendampingya.

Sompil banyak ditemukan di sudut kota Tulungagung, seperti di Pasar Senggol setiap Minggu pagi, ataupun di depan Pasar Ngemplak, Tulungagung setiap sore hingga malam hari.

Untuk harga sendiri, menu Sompil Tulungagung terbilang cukup murah dan ramah di kantong. Satu porsi sompil dengan lauk ikan asin dan kerupuk puli biasaya dibandrol dengan harga Rp5 ribu.

Di Tulungagung yang terbilang “endemik” sompil ini, setiap pedagang memiliki cara tersendiri untuk membuat sompil agar menarik perhatian konsumen. Salah satunya olahan sayur lodeh sebagai komposisi utama dari sompil.

Banyak bahan yang bisa dipakai, di antaranya tewel atau nangka muda, kacang panjang, papaya muda, labu, dan kacang tolo (krotok).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *