DAMAREMAS.COM , Kediri – Hall Convention Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri menjadi saksi ketatnya persaingan dalam Turnamen Catur Piala Bupati Kediri. Turnamen ini dibagi menjadi empat kategori: kelompok umur tingkat sekolah dasar kelas 1 – 3, kelompok umur tingkat sekolah dasar kelas 4 – 6, kelompok umur sekolah menengah Pertama/SMP,Kelompok Umur Sekolah Menengah atas/SMA, dan umum.30/12/2023
Kategori Kelompok Umur Tingkat Sekolah Dasar Kelas 1 – 3:
Juara pertama pada kategori ini berhasil diraih oleh M, Naufal Al Habibi dari Mi Salafiyah Kalirong dengan nilai 5 poin. Disusul oleh M, Omar Jidhar dari Min 3 Kediri sebagai juara kedua dan Faqiha, Fashihatun dari Min 8 Blitar sebagai juara ketiga dengan nilai masing-masing 4 poin.
Kategori Kelompok Umur Tingkat Sekolah Dasar Kelas 4 – 6:
Muh Haykal menjadi juara pertama dengan raihan 4,5 poin, sedangkan juara kedua diraih oleh Syahlatin Azmi dari Mi Miftahul Huda Jambu dengan 4 poin. Binti Makiinu dari Mi Roudlotut Tholabah meraih juara ketiga dengan nilai yang sama, yaitu 4 poin.
Kategori Kelompok Umur Sekolah Menengah perrama/SMP,kelompok umur Sekolah Menegah Atas/SMA:
Fauzanu dari Mtsn 4 Kediri menjadi juara kategori ini dengan nilai 5 poin. Dedi Setyawan dari Man 1 Kota Kediri meraih juara kedua dengan 4 poin, sementara Zulfa Putri dari Mtsn 8 Kediri meraih juara ketiga dengan 4 poin.
Kategori Umum:
Dalam kategori umum, FM Yoga, Pradafa Harahap dari Sumatra Barat, meraih gelar juara pertama dengan nilai 6 poin. Disusul oleh NM Andika Yogi dari Trenggalek dan Haris dari BCG, keduanya meraih nilai 6 poin.
Dalam wawancara eksklusif dengan Ketua Panitia Natya Adi Nugroho, S.STP, ia menyampaikan, “Untuk Piala Bupati tahun 2023, kita menyelenggarakannya di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri. Jumlah peserta mencapai 220 orang, dengan rincian 60 peserta untuk SD kelas 1-3, 30 peserta untuk SD kelas 4-6, 60 peserta untuk SMP dan SMA yang kategori nya digabungkan, dan 100 peserta untuk kategori umum inilah yang boleh di ikuti dari luar Kabupaten Kediri.”
Lebih lanjut, Natya Adi Nugroho menjelaskan, “Kami telah berkomunikasi dengan Kemenag, cabang dinas, dan Dinas Pendidikan untuk mencari atlet-atlet berkompetensi di bidang catur.”
Pertandingan catur saat ini menggunakan sistem Swiss dengan waktu pikir 15 menit plus 5 detik, terdiri dari 7 babak. Natya Adi Nugroho menambahkan, “Turnamen ini memberikan peluang bagi atlet-atlet baru yang benar-benar berkompetensi di bidang catur. Kami sedang berproses untuk mencari dan membina atlet-atlet potensial, dengan harapan mereka dapat mengharumkan nama Kabupaten Kediri di tingkat nasional.”
Piala Bupati Kediri 2023 menjadi panggung bagi bakat-bakat catur masa depan, menunjukkan komitmen Kabupaten Kediri dalam mengembangkan olahraga catur dan mencari bibit-bibit unggul yang akan menjadi kebanggaan daerah.
Reporter: sono






