DAMAREMAS.COM, Kediri – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), petugas gabungan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) Kota Kediri bersama BPOM, kepolisian, dan Satpol PP menggelar inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional dan swalayan modern, Jumat (tanggal menyesuaikan). Sidak dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali serta menjamin parcel yang diperjualbelikan aman dikonsumsi masyarakat.
Sidak pertama dilakukan di Pasar Tradisional Bandar, Kota Kediri. Di lokasi ini, petugas memantau langsung perkembangan harga bahan kebutuhan pokok yang cenderung mengalami kenaikan menjelang Nataru. Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah komoditas masih dalam batas wajar.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian, yakni cabai rawit, justru mengalami penurunan harga. Jika sebelumnya sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram, kini harga cabai rawit di tingkat pedagang berada di kisaran Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.
Selain memantau harga sembako di pasar tradisional, petugas gabungan juga melakukan sidak parcel di salah satu swalayan modern, Golden Swalayan. Dalam sidak tersebut, petugas membuka sejumlah parcel untuk memeriksa izin edar, masa kedaluwarsa, serta kondisi fisik produk yang dikemas.
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh produk dalam parcel memenuhi standar keamanan pangan dan layak dikonsumsi masyarakat. Petugas juga memastikan tidak ada produk rusak maupun kedaluwarsa yang diperjualbelikan menjelang momen perayaan akhir tahun.
Tak hanya itu, petugas turut mengecek stok kebutuhan pokok di gudang swalayan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan mencukupi selama periode Natal dan Tahun Baru, sehingga tidak memicu kelangkaan maupun lonjakan harga di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian Disperindagin Kota Kediri menyampaikan, produk makanan yang dikemas dalam bentuk parcel wajib memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Sesuai aturan, produk makanan dalam parcel harus memiliki masa kedaluwarsa minimal tiga bulan. Dari hasil pemeriksaan hari ini, tidak ditemukan produk kedaluwarsa dan seluruhnya masih memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Disperindagin Kota Kediri memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala selama momentum Nataru, guna menjaga stabilitas harga dan melindungi konsumen dari peredaran produk pangan yang tidak layak konsumsi.






