DAMAREMAS.COM, Kediri – Inter Kediri sukses membuka langkah di babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur dengan kemenangan 2-1 atas PSID Jombang pada laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin (20/1/2024) sore. Pertandingan yang berlangsung sengit ini menampilkan perjuangan keras kedua tim untuk mengamankan poin pertama di Grup FF.
Laga berjalan ketat sejak menit awal. Namun, PSID Jombang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-30 setelah kiper mereka diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras di luar kotak penalti. Meski unggul jumlah pemain, Inter Kediri kesulitan menembus pertahanan PSID hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Inter Kediri akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-51 melalui tendangan bebas Syahrul Dicky yang meluncur mulus ke pojok gawang PSID. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Hanya enam menit berselang, PSID menyamakan kedudukan lewat gol Alfan Tri Sakti yang memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.
Inter Kediri terus meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan. Usaha mereka terbayar di menit ke-80 ketika pemain pengganti, Nur Azji, yang baru masuk lima menit sebelumnya, sukses mencetak gol melalui tembakan keras dari jarak dekat. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Di pertandingan lain dalam Grup FF, Triple’s Kediri bermain imbang 1-1 dengan Persenga Nganjuk. Triple’s unggul lebih dulu melalui gol Alvin Raditya Mahardika pada menit ke-64. Namun, Persenga berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Koko Dwi Angga di menit ke-88, memastikan kedua tim berbagi poin di laga perdana.
Dengan hasil ini, Inter Kediri untuk sementara memuncaki klasemen Grup FF dengan koleksi tiga poin, diikuti Triple’s Kediri dan Persenga Nganjuk yang masing-masing meraih satu poin. PSID Jombang berada di dasar klasemen tanpa poin.
Komentar Pelatih
Asisten Pelatih Inter Kediri, Suswanto, mengapresiasi kerja keras para pemainnya. “Kemenangan ini penting sebagai modal awal untuk bersaing di grup. Namun, kami masih perlu memperbaiki penyelesaian akhir agar lebih efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih PSID Jombang, Hendriawan, mengakui kekalahan ini sulit diterima, terutama karena kartu merah yang didapat kiper mereka. “Meski kalah, saya bangga dengan semangat pemain kami yang tetap berjuang hingga akhir meski bermain dengan 10 orang,” katanya.
Inter Kediri akan menghadapi Triple’s Kediri pada laga kedua Grup FF, sementara PSID Jombang akan bertemu Persenga Nganjuk. Kedua pertandingan diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat persaingan di Grup FF semakin ketat.






