Cegah Wabah PMK, Pemkot Kediri Intensifkan Penyemprotan Disinfektan di Pasar Hewan

foto DM
Petugas DKPP Kota Kediri melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Muning untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak, Jumat (10/1). (Foto: Istimewa)

DAMAREMAS.COM, KEDIRI  – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Muning, Jumat (10/1). Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, yang tengah marak terjadi di berbagai daerah.

Kepala DKPP Kota Kediri, Moh. Ridwan, bersama tim gabungan dari TNI, Polri, PD Pasar Joyoboyo, BPBD, dan pihak kelurahan, memantau langsung kegiatan tersebut. Ridwan mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 34 kasus PMK yang dilaporkan menyebar di tiga kecamatan.

“Kasus pertama PMK ditemukan pada 20 Desember. Dari pemantauan kami, beberapa hewan sudah sembuh, tetapi akan terus kami amati untuk memastikan semua hewan aman,” jelas Ridwan.

Efektif Memutus Rantai Penyebaran PMK

Ridwan menegaskan bahwa penyemprotan disinfektan merupakan langkah efektif untuk memutus rantai penyebaran PMK, terutama di lokasi pasar yang menjadi tempat berkumpulnya hewan ternak.

“Penyemprotan ini sangat penting, apalagi di musim penghujan seperti sekarang. Kami juga menghimbau petani dan peternak untuk melakukan penyemprotan secara mandiri di kandang masing-masing,” tambah Ridwan.

Dalam kegiatan penyemprotan di Pasar Hewan Muning, tim gabungan tidak menemukan indikasi hewan ternak yang sakit. Namun, DKPP akan memutuskan langkah lanjutan, seperti penutupan pasar hewan atau penyemprotan pada hewan yang masuk dari luar kota, dalam rapat koordinasi siang ini.

Himbauan untuk Peternak dan Layanan Aduan PMK

Pemkot Kediri juga mengimbau masyarakat untuk mencegah penyebaran PMK dengan langkah-langkah sederhana, seperti:

  • Rutin membersihkan kandang.
  • Memberikan pakan yang cukup.
  • Tidak membeli hewan yang belum divaksin.
  • Melaporkan indikasi PMK ke DKPP.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, Pemkot membuka layanan aduan di nomor 081335641546 atau bisa datang langsung ke kantor DKPP pada hari kerja.

Dukungan Peternak Lokal

Program penyemprotan ini mendapatkan apresiasi dari para peternak, salah satunya Jumadi, peternak asal Kelurahan Tamanan.

“Penyemprotan ini sangat membantu kami dalam mencegah PMK, yang merupakan penyakit sangat menular dan ditakuti peternak. Semoga ternak di Kota Kediri dapat terhindar dari penyakit mematikan ini,” harap Jumadi.

Dengan langkah intensif ini, Pemkot Kediri berharap wabah PMK dapat terkendali, sehingga ternak di Kota Kediri tetap sehat dan keresahan masyarakat dapat berkurang.

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *