Wali Kota Kediri Senam Bareng Warga di Taman Ramah IPLT

FOTO DM
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengikuti senam bersama warga di Taman Ramah kawasan IPLT Campurejo, sambil mengedukasi pentingnya sanitasi dan pengolahan limbah domestik.

DAMAREMAS.COM Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengikuti kegiatan senam bersama masyarakat di Taman Ramah yang berada di kawasan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Kelurahan Campurejo, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti warga dari berbagai kalangan.

Tak sekadar berolahraga, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini juga memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan keberadaan serta fungsi IPLT kepada masyarakat. Ia menegaskan, IPLT memiliki peran penting dalam pengolahan limbah domestik agar lebih aman, ramah lingkungan, dan tidak mencemari lingkungan sekitar.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, serta produktif. Olahraga penting untuk kebugaran fisik dan kesehatan mental. Sekaligus kita perkenalkan Taman Ramah yang ada di kawasan IPLT,” ujarnya.

Mbak Wali menjelaskan, selain sebagai ruang rekreasi, Taman Ramah juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami fungsi IPLT dalam mendukung sanitasi layak dan pencegahan berbagai penyakit.

Ia mendorong Dinas PUPR berkolaborasi dengan kelurahan maupun kecamatan agar anak-anak dan masyarakat dapat berkunjung ke IPLT untuk belajar tentang pentingnya pengolahan limbah. “Fungsi IPLT ini sangat banyak. Selain pengolahan tinja, juga mendukung sanitasi yang layak untuk mencegah berbagai macam penyakit. Ini harus kita kenalkan karena sangat penting dan bermanfaat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota termuda di Indonesia tersebut juga mengajak masyarakat ikut menjaga Taman Ramah. Mulai dari kebersihan, ketertiban, hingga keindahan taman. Ia mengingatkan agar tanaman tidak dirusak serta pedagang tetap menjaga kebersihan lingkungan.

“Apalagi kalau sampahnya bisa dipilah dan yang masih bernilai ekonomi bisa dimanfaatkan. Tolong dijaga taman ini agar tetap indah dan menjadi ikon baru di Kelurahan Campurejo,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartikasari mengatakan Taman Ramah merupakan salah satu fasilitas pendukung IPLT. Pembangunan IPLT dilakukan pada 2024 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi, disusul pembangunan akses jalan pada 2025. Tahun ini, pihaknya mempersiapkan operasional IPLT dengan pelatihan tenaga operasional bersama narasumber dari Balai Sanitasi.

“Kami akan mengadakan pelatihan supaya Insya Allah bulan Maret sudah bisa dioperasionalkan. Sementara karena UPT belum terbentuk, masih melibatkan sekitar 20 orang terdiri dari sopir truk tinja, petugas keamanan, dan tenaga kebersihan,” imbuhnya.

Endang menambahkan, saat ini Dinas PUPR juga menyusun kajian pembentukan UPT IPLT, rancangan perda air limbah, serta program sedot lumpur tinja terjadwal. Ke depan, penyedotan lumpur tinja akan dijadwalkan baik untuk instansi maupun masyarakat, mengingat tangki septik idealnya disedot setiap 3–5 tahun guna mencegah kebocoran dan pencemaran air tanah.

Untuk kapasitas, IPLT Kediri saat ini mampu mengolah sekitar 15 meter kubik lumpur tinja per hari. Meski kebutuhan ideal mencapai 30 meter kubik per hari, kapasitas tersebut dinilai masih mencukupi hingga 2030 dan diproyeksikan dapat melayani sekitar 50 ribu kepala keluarga.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Diskominfo Kota Kediri Roni Yusianto, Kabag Prokopim Adi Sutrisno, Camat Mojoroto Abdul Rohman, jajaran Forkopimcam, Lurah Campurejo Suntoro, para lurah se-Kecamatan Mojoroto, Ketua LKK beserta kader, serta tamu undangan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *