DAMAREMAS.COM, Kediri – Seluruh sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kabupaten Kediri resmi tuntas 100 persen. Penutupan program tersebut digelar melalui upacara yang dipimpin Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar di Lapangan Dusun Sumberbahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Rabu (11/3/2026).
Upacara penutupan diikuti unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kegiatan juga dimeriahkan penampilan marching band dari SMA Taruna.
Selain seremoni penutupan, Satgas TMMD ke-127 turut menghadirkan sejumlah kegiatan sosial bagi masyarakat. Di antaranya layanan pemeriksaan kesehatan gratis termasuk penanganan katarak, pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu dan lansia, serta penyelenggaraan gerakan pangan murah yang menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar menyampaikan bahwa program TMMD yang berlangsung selama satu bulan, sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026, berhasil menyelesaikan seluruh target pembangunan yang telah direncanakan.
“Program TMMD merupakan kegiatan rutin TNI AD yang dilaksanakan empat kali dalam setahun di berbagai daerah. Melalui program ini, TNI berupaya membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Brigjen TNI Zainul Bahar.
Salah satu sasaran utama dalam program TMMD ke-127 di Kediri adalah pembangunan jalan desa yang menghubungkan Dusun Sumberbahagia dengan Dusun Kapasan di Desa Gadungan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Selain pembangunan jalan desa, program TMMD juga mencakup renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan fasilitas ibadah, perbaikan sarana pendidikan, serta berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang dinilai mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui program TMMD ini, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata Dewi Mariya Ulfa.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.






