DAMAREMAS.COM – Kayu gaharu atau sering disebut juga sebagai “wood of gods” atau “emas hijau”, adalah salah satu jenis kayu yang sangat berharga dan banyak diburu oleh manusia di seluruh dunia.
Popularitas kayu gaharu bukan tanpa alasan, melainkan karena berbagai keistimewaan yang dimilikinya.
Artikel ini akan membahas beberapa penyebab utama mengapa kayu gaharu menjadi sangat diminati dan diburu oleh banyak orang.
Berikut adalah beberapa faktor penyebab mengapa kayu gaharu banyak diburu manusia :
1. Aroma Harum yang Khas dan Berkelas
Salah satu alasan utama gaharu banyak dicari adalah aroma khasnya yang sangat harum dan tahan lama.
Kayu dari pohon gaharu menghasilkan resin aromatik yang muncul sebagai respons terhadap infeksi jamur.
Resin inilah yang memberikan bau wangi yang memikat dan unik, sehingga gaharu sangat populer untuk bahan pembuatan parfum, dupa, dan minyak aromaterapi.
Aromanya dipercaya bisa membawa ketenangan dan energi positif, sehingga banyak digunakan dalam ritual keagamaan dan meditasi.
2. Nilai Ekonomi yang Tinggi
Karena kelangkaannya dan kualitas aromanya yang unggul, harga gaharu bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per kilogramnya, tergantung pada kualitas dan tingkat resin yang terkandung.
Hal ini membuatnya menjadi komoditas bernilai tinggi yang sangat menggiurkan bagi para pemburu dan pedagang kayu.
3. Fungsi dan Manfaat yang Beragam
Selain sebagai bahan pembuatan parfum dan dupa, gaharu juga memiliki berbagai manfaat lain.
Dalam bidang kesehatan tradisional, gaharu dipercaya memiliki khasiat sebagai obat herbal yang dapat membantu mengatasi berbagai penyakit, mulai dari masalah pernapasan hingga gangguan pencernaan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan potensi gaharu sebagai bahan antibakteri dan antiinflamasi.
4. Kelangkaan dan Keterbatasan Produksi
Gaharu dihasilkan oleh pohon Aquilaria yang hanya bisa memproduksi resin gaharu jika mengalami infeksi jamur tertentu.
Proses pembentukan resin ini sangat lama dan tidak bisa dipaksakan dengan mudah. Akibatnya, gaharu asli sangat langka dan sulit ditemukan di alam.
Pengambilan gaharu yang berlebihan juga menyebabkan penurunan populasi pohon, sehingga membuat kayu ini semakin langka dan membuatnya semakin banyak dicari.
5. Budaya dan Tradisi
Gaharu juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang sangat tinggi di berbagai negara Asia, seperti Indonesia, Malaysia, India, dan Timur Tengah.
Dalam tradisi tersebut, gaharu sering digunakan dalam upacara keagamaan, pernikahan, dan acara penting lainnya sebagai simbol kemewahan dan keberkahan. Tradisi ini ikut mendorong permintaan gaharu tetap tinggi dari waktu ke waktu.
Kayu gaharu diburu manusia karena kombinasi dari keharuman yang khas, nilai ekonomis yang tinggi, berbagai manfaat kesehatan, kelangkaan alami, serta nilai budaya yang melekat.
Meski demikian, perlu diingat bahwa perburuan kayu gaharu harus dilakukan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab agar keberadaan pohon gaharu tetap lestari untuk generasi mendatang.






