DAMAREMAS.COM, JAKARTA — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan keresahan mendalam terkait kondisi dinamika politik nasional saat ini yang dinilainya semakin tidak terkendali. Melalui unggahan di akun X (Twitter) resminya, SBY menyoroti fenomena perebutan kekuasaan yang mengabaikan nilai-nilai etika dan moral.
Unggahan tersebut mendadak tular (viral) dan memicu perbincangan hangat di kalangan warganet. Hingga artikel ini ditulis, cuitan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut telah dilihat sebanyak 13 juta kali, mengantongi 366 ribu likes, di-retweet sebanyak 147 ribu kali, serta dibanjiri lebih dari 6 ribu balasan dari publik.
Dalam pernyatannya, SBY secara terbuka mempertanyakan arah perjalanan politik nasional yang dinilainya menghalalkan segala cara demi meraih kekuasaan politik (political power).
“Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri,” tulis SBY di akun Twitter pribadinya, Rabu (4/11).
Ia meluapkan rasa khawatirnya apabila atmosfer politik persaingan yang tidak sehat ini terus dibiarkan, dampak utamanya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas yang kehilangan rasa aman dan tenteram di tanah air sendiri.
Baca Juga: Tundukkan Persis Solo 2-0, Persik Kediri Awali Langkah Manis di I.League Cup 2026
Sebagai sesama purnawirawan dan warga negara yang mencintai Indonesia, SBY menyampaikan permohonan terbuka secara khusus kepada Presiden Prabowo Subianto agar mengambil tindakan nyata dalam memulihkan keadaban politik.
“Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini,” lanjutnya.
Unggahan SBY ini langsung direspons oleh beragam kalangan, mulai dari tokoh politik, pengamat, hingga masyarakat umum yang menilai pesan moral tersebut menjadi momentum penting untuk refleksi kepemimpinan nasional di tengah memanasnya suhu politik media sosial.






