Populasi Nyamuk Naik, Joyoboyo Difogging

foto DM
Petugas Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan fogging di kawasan Taman Hutan Joyoboyo untuk menekan populasi nyamuk yang meningkat pada musim hujan. (Sby/DM)

DAMAREMAS.COM, Kediri – Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan pengasapan atau fogging di kawasan Taman Hutan Joyoboyo menyusul meningkatnya keluhan warga terkait intensitas nyamuk yang semakin tinggi selama musim hujan. Petugas menyisir titik-titik yang memiliki genangan air dan area lembap yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Menurut pantauan lapangan, curah hujan tinggi beberapa pekan terakhir membuat area Joyoboyo dipenuhi genangan air kecil yang mempercepat proses perkembangbiakan nyamuk. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko penyebaran demam berdarah di ruang publik yang memiliki intensitas kunjungan tinggi.

Bacaan Lainnya

DAMAREMAS TV https://youtu.be/v8tCKLqGMMc

Kabid Program P2P Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Supriyanto, menyebut situasi ini membutuhkan respon cepat untuk mencegah eskalasi kasus DBD.

“Curah hujan membuat banyak genangan baru, dan itu langsung menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Bulan ini kami temukan satu kasus DBD, dan peluang meningkatnya kasus cukup besar bila kondisi lingkungan tidak dikendalikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa dan harus dibarengi dengan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan.

“Kami imbau warga menerapkan 5M, terutama menguras dan memantau tempat-tempat yang bisa menampung air. Pencegahan tetap yang utama,” tambah Hendik.

Dinkes Kota Kediri akan terus memantau titik-titik rawan dan menyiapkan langkah antisipatif apabila curah hujan tinggi berlanjut selama musim penghujan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *