DAMAREMAS.COM, Kediri – Pemerintah Kota Kediri menerima kunjungan Bakorwil I Madiun untuk koordinasi percepatan penurunan stunting, Rabu (19/6) di Ruang Rapat Bappeda. Kegiatan ini dihadiri semua OPD terkait dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Kediri.
Kepala Bappeda Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menjelaskan bahwa TPPS telah melakukan 8 aksi konvergensi untuk menurunkan stunting. Data menunjukkan penurunan 31 balita stunting di Kota Kediri dari Desember 2023 hingga Maret 2024, dengan 58,70% kelurahan mencapai status new zero stunting.
Pemkot Kediri menerapkan intervensi spesifik dan sensitif. Intervensi spesifik meliputi layanan USG bagi ibu hamil, program dokter spesialis anak, pemberian makanan tambahan, dan pelayanan imunisasi. Intervensi sensitif meliputi pelatihan komunikasi, pengembangan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), penyelesaian kawasan kumuh, dan edukasi gizi.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Kediri akan memperkuat program GEMAPASI dan Workshop Bapak Asuh, serta melaksanakan berbagai kegiatan edukatif lainnya.
Perwakilan Bakorwil I Madiun, Atik Suheni, memuji upaya Kota Kediri dan menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan data antar dinas untuk mempermudah penanganan stunting./adv/sono
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri






