Mas Dhito Dorong Ekosistem Musik Kerocong di Kediri Bisa Tumbuh

Mas Dhito Dorong Ekosistem Musik Kerocong di Kediri Bisa Tumbuh

DAMAREMAS.COM , Kediri – Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana atau Mas Dhito mendorong geliat dan pertumbuhan musik keroncong di Kabupaten Kediri.

Hal itu disampaikan Mas Dhito menyusul konser keroncong Svaranusa 2023 yang digelar di Kabupaten Kediri dengan menghadirkan 3 artis papan atas. Kata Mas Dhito, konser tersebut sebagai wadah temu karya bagi musisi keroncong nasional dan lokal.

“Sebagai ruang karya dan berkreasi bagi pelaku seni keroncong papan atas maupun lokal agar bisa sejajar,” kata Mas Dhito melalui wakilnya Dewi Mariya Ulfa.

Baca Juga: Revolusi Hari Osteoporosis Nasional 2023, *Kolaborasi Kuatkan Tulang Indonesia*

Tak hanya musisi lokal yang muncul, Pihaknya juga mengatakan konser tersebut juga ditujukan sebagai media promosi agar keroncong bisa dikenal utamanta bagi generasi milenial.

Terlebih menurutnya event musik semacam ini akan menjadi daya tarik tersendiri ketika nantinya bandara baru telah beroperasi.

“Semoga bermanfaat bagi masyrakat dan memberikan semangat tersendiri bagi Kediri Berbudaya,” jelasnya.

Adapun event tersebut adalah kerjasama antara Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Pemerintah Kabupaten Kediri, dan Yayasan Svaranusa.

Sedangkan hadirnya tiga artis papan atas yakni Okky Kumala Sari yang dikenal sebagai penyanyi keroncong di kanal Youtube, Hendra Kumbara pelantun lagu balungan kere, serta Donie Sibarani mantan vokalis Ada Band mampu menyita perhatian masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan padatnya venue acara dengan hadirnya ribuan penonton yang memadati perempatan tugu Simpang Lima Gumul (SLG) tersebut.

Sementara Ketua Yayasan Svaranusa, Ade Bhakti mengatakan konser tersebut merupakan puncak acara Keroncong Svaranusa 2023. Beberapa hari sebelumnya telah digelar workshop dan pelestarian keroncong di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Pihaknya juga mengatakan konser tersebut merupakan konser kedua setelah di tahun 2022 lalu sukses digelar di Kota Semarang. Dengan rutin digelar setiap tahun Ade berharap keroncong bisa disukai oleh anak muda.

“Supaya musik keroncong bisa dinikmati anak muda. Adik-adik ini mulai didengarkan musik keroncong dengan irama-irama khas keroncong, supaya keroncong ini bisa lestari,” pungkasnya.***

Editor : Muhammad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *