DAMAREMAS.COM, Kediri – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, mengungkapkan kekhawatiran terkait penundaan jadwal operasional bandara di wilayahnya. Dalam pernyataannya, Dodi Purwanto menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan resmi terkait pembahasan bandara Dhoho Kediri.
“Bangun soal bandara sampai sekarang kita belum mendapatkan undangan. Kalau dulu mundur-mundur-mundur, ya kita tunggu saja, karena memang itu kewenangannya PSN ada di pusat, maka antara pihak swasta, Kementerian Perhubungan, dan pemerintah pusat yang memiliki kewenangan terkait,” ujar Dodi Purwanto.
Menurutnya, sejak bulan Desember hingga Januari lalu, penantian akan kepastian operasional bandara telah memunculkan harapan. Namun, hingga bulan Maret, belum ada kejelasan terkait hal tersebut. Dodi Purwanto mengharapkan agar proses tersebut dapat segera diselesaikan dan bandara segera diresmikan.
“Kami berharap segera diresmikan, karena mau tidak mau, kehadiran bandara ini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan kepada masyarakat. Kami mendengar bahwa ada tiga maskapai yang berencana untuk membuka rute penerbangan dari Kediri, namun kami masih menunggu kepastian resmi terkait hal tersebut,” tambahnya.
Dengan demikian, Dodi Purwanto menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan terkait operasional bandara dan berharap agar pemerintah pusat segera memberikan kepastian resmi terkait jadwal operasional dan rute penerbangan yang akan dilayani.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa bandara Dhoho Kediri akan diresmikan pertengahan bulan Januari 2024. Namun hingga kini rencana peresmian belum jelas, sehingga memunculkan banyak spekulasi di tengah-tengah masyarakat./sono






