Tulungagung, DAMAREMAS.COM – Sebuah kebakaran melanda rumah Suyanti, warga Desa Sumberejokulon, Kecamatan Ngunut, pada Senin (30/9) siang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.15 WIB ini mengakibatkan dapur rumah beserta isinya ludes terbakar.
Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso, mengungkapkan bahwa warga setempat pertama kali mendeteksi kebakaran saat melihat asap hitam mengepul dari rumah Suyanti.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera berinisiatif melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, sebelum melaporkan insiden itu ke Dinas Pemadam Kebakaran.
Baca Juga: Menelusuri Mitos dan Fakta Bermain di Dekat Rel Kereta Api, Simak Yuk!
“Kami baru menerima laporan tentang kebakaran sekitar pukul 14.05 WIB dan langsung menuju tempat kejadian untuk melakukan pemadaman,” kata Bambang.
Sesampainya di lokasi, petugas pemadam kebakaran mendapati warga dan korban masih berupaya memadamkan api. Petugas kemudian mengambil alih dengan menggunakan satu mobil pemadam kebakaran dan satu truk tangki suplai air.
Bambang menjelaskan bahwa api telah membakar hampir seluruh bagian dapur yang menyatu dengan tempat penyimpanan tumpukan jerami. Petugas berusaha keras untuk mencegah api agar tidak merembet ke bangunan lain. Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 30 menit, dan api berhasil dipadamkan pada pukul 14.50 WIB.
Baca Juga: Masih PDKT? Ini 10 Tanda Ketertarikan Gebetan Melihat Balasan Chat
Setelah api padam, pihak Dinas Pemadam Kebakaran melakukan olah tempat kejadian untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Diketahui, Suyanti sempat membakar sampah di dekat tumpukan jerami, dan api diduga merembet dari tempat tersebut.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 juta akibat terbakar sebagian tumpukan jerami dan atap dapur.
Baca Juga: Kecelakaan Tunggal di Kediri: Seorang Pemotor Tewas Menabrak Pohon
“Melihat kejadian ini, kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di dekat barang-barang yang mudah terbakar,” pungkas Bambang.(ams)






