Gerakan Pangan Murah di Tulungagung Disambut Antusias, Sediakan Sembako hingga Produk Unggulan Lokal

FOTO DM
Kadis Ketahanan Pangan Soni Weli Ahmadi Pastikan Gerakan Pangan Murah Bantu Ringankan Beban Warga

DAMAREMAS.COM, Tulungagung – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mengenal berbagai produk unggulan daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Soni Weli Ahmadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendorong pemasaran produk lokal.

Bacaan Lainnya

Menurut Soni, sejumlah komoditas pangan dalam kegiatan tersebut dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Komoditas yang tersedia antara lain beras, telur, gula pasir, minyak goreng, aneka kebutuhan pokok, hingga sayuran segar yang dipasok langsung dari petani.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan tersebut juga menghadirkan beragam produk unggulan khas Tulungagung. Di antaranya kerajinan marmer dan batu alam, Batik Baronggung, jenang Syabun, rambak sapi, geti, sambal khas Tulungagung, kerajinan tas dan produk industri kecil, serta berbagai produk olahan peternakan dan perikanan lokal.

Soni berharap Gerakan Pangan Murah dapat memperpendek rantai distribusi antara produsen dan konsumen. Dengan demikian, harga pangan dapat tetap terjangkau bagi masyarakat sekaligus memberikan keuntungan yang lebih baik bagi petani dan pelaku UMKM lokal.

Berdasarkan data terkini, tingkat inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) Kabupaten Tulungagung tercatat sebesar 2,23 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Provinsi Jawa Timur sebesar 2,87 persen dan inflasi nasional sebesar 2,88 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan upaya pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan telah memberikan hasil positif. Karena itu, sinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan dinilai perlu terus diperkuat.

Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 dibuka oleh Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Tulungagung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *