DAMAREMAS.COM, KEDIRI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri melakukan pengasapan atau fogging di sejumlah titik Pondok Pesantren Al Ishlah, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Langkah ini dilakukan menyusul ditemukannya dua santri yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pantauan di lokasi, petugas Dinkes Kota Kediri menyisir satu per satu area yang dinilai berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Pengasapan dilakukan secara menyeluruh di lingkungan pondok pesantren guna menekan populasi nyamuk penyebab DBD.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri, Hendik Supriyanto, mengatakan fogging merupakan langkah cepat untuk memutus rantai penularan setelah adanya laporan kasus DBD di lingkungan pondok pesantren.
“Pengasapan ini kami lakukan setelah menerima laporan dua santri terkonfirmasi DBD. Fogging dilakukan untuk menekan populasi nyamuk dewasa agar penularan tidak meluas,” ujar Hendik, Rabu (14/01/2026).
Ia menjelaskan, musim hujan yang masih berlangsung menjadi faktor utama meningkatnya populasi nyamuk. Banyaknya genangan air di lingkungan sekitar sangat berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.
“Musim hujan seperti sekarang ini sangat rawan. Genangan air yang tidak terkontrol bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk dengan cepat,” jelasnya.
Selain melakukan fogging, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola dan warga pondok pesantren agar rutin menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk menguras, menutup, dan mengubur tempat-tempat yang berpotensi menampung air.
Lebih lanjut, Hendik mengungkapkan bahwa berdasarkan data Dinkes Kota Kediri, tercatat sebanyak lima kasus DBD terjadi pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026.
“Kami memprediksi kasus DBD masih berpotensi bertambah seiring curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa bulan ke depan. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama,” pungkasnya.






