Debat Pertama Pilkada Kota Kediri: Dua Paslon Adu Gagasan Demi Masa Depan Kota

Pemaparan visi paslon nomor urut 1 dan 2 pada Debat Pertama Pilwali kota Kediri. 1/11 (DM)

DAMAREMAS.COM, Kediri – Dua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri saling memaparkan visi mereka dalam debat publik pertama yang digelar oleh KPU Kota Kediri di Insumo Kediri Convention Center (IKCC) 1/11.

Debat ini mengangkat tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia, Kualitas Hidup, dan Layanan Publik Menuju Kota Kediri yang Lebih Baik.” Dalam acara ini, tim panelis telah menyiapkan sedikitnya 20 pertanyaan guna menguji kedalaman pemahaman dan solusi yang diusung masing-masing kandidat.

Bacaan Lainnya

Ketua KPU Kota Kediri, Reza, menyampaikan apresiasinya atas jalannya debat yang berlangsung lancar. “Alhamdulillah, debat pertama berjalan lancar. Kami berharap acara ini bisa memberikan masyarakat pandangan jelas tentang visi dan misi para kandidat,” ucapnya. Reza juga mengapresiasi kerja keras tim panelis, moderator, dan perumus debat yang telah berperan besar dalam mensukseskan acara ini. Menurutnya, debat ini adalah bagian penting dalam proses demokrasi yang sehat, yang diharapkan dapat membantu masyarakat memilih secara bijak.

Lebih lanjut, Reza menekankan pentingnya peran serta publik dalam Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024. “Harapannya, lewat debat ini, kesadaran dan partisipasi publik dalam Pilkada dapat meningkat. Kami optimis, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 bisa mencapai 85 hingga 90 persen,” ungkapnya.

Pada segmen penutup, masing-masing pasangan calon menyampaikan pernyataan terakhir mereka. Calon nomor urut 1, Vinanda Prameswati dan Gus Qowim, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukungnya serta menyampaikan komitmen untuk menjadikan Kota Kediri lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pasangan nomor urut 2, Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono, dalam pernyataan penutupnya, juga berterima kasih kepada para relawan dan menegaskan komitmen mereka untuk membawa kemajuan bagi Kota Kediri.

Debat ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk memahami gagasan kedua paslon secara mendalam. Diharapkan, partisipasi publik dalam Pilkada nanti benar-benar mencerminkan aspirasi warga demi Kota Kediri yang lebih baik di masa depan.(ar/sono)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *