Kediri, Damaremas.com – Aktor kawakan Ferry Irawan terdakwa kasus kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ) terhadap Venna Melinda yang tidak lain adalah istrinya sendiri mengaku tidak melakukan aksi kekerasan sebagaimana yang dituduhkan padanya.
Hal itu disampaikan Ferry Irawan pada sejumlah wartawan usai sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Kota Kediri, di Jln Jaksa Agung Suprapto, Senin (27/2023) siang.
Ferry Irawan menegaskan tidak melakukan KDRT tersebut. Dia mengaku dipaksa oleh suatu sistem dimana sistem itu menjadikan dirinya sebagai tahanan.
Baca Juga: Manfaat Buah Naga, Meningkatkan Metabolisme Tubuh Hingga Mengurangi Risiko Serangan Jantung
“saya diadili untuk satu perbuatan yang tidak pernah saya lakukan,” jelasnya.
Dia berjanji akan mengungkapkan semuanya dalam agenda persidangan selanjutnya karena selama ini dirinya memilih diam.
“Karena yang saya hadapi adalah orang yang saya sayangi, orang yang saya cintai. Tapi dia juga yang membuat saya menjadi tahanan sampai detik ini,” ujarnya.
Baca Juga: Intip 5 Cara Menikmati Buah Kurma untuk Buka Puasa, Dijamin Anti Mainstream dan Enak
Pada kesempatan yang sama, Pengacara Ferry Irawan, Jeffry Simatupang menegaskan Venna Melinda (Ibu Ve) memukuli wajahnya sendiri. Dalam dakwaan dan eksepsi, menurutnya juga telah dijelaskan.
“Bahwa Ibu Ve memukuli wajahnya Sendiri, Salah satu penyebab darah itu keluar adalah karena pukulan itu sendiri. Dalam hasil visum ada luka lecet antara bibir dan hidung. Kalau hanya dahi ditempel apakah mungkin ada goresan di bawah hidung?”pungkasnya.***
Reporter : Seno
Editor : Muhammad
Aktor Ferry Irawan Mengaku Tidak Melakukan KDRT, Tetapi Dijebak Sistem
Kediri, Damaremas.com – Aktor kawakan Ferry Irawan terdakwa kasus kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ) terhadap Venna Melinda yang tidak lain adalah istrinya sendiri mengaku tidak melakukan aksi kekerasan sebagaimana yang dituduhkan padanya.
Hal itu disampaikan Ferry Irawan pada sejumlah wartawan usai sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Kota Kediri, di Jln jaksa Agung Suprapto, Senin (27/2023) siang.
Ferry Irawan menegaskan tidak melakukan KDRT tersebut. Dia mengaku dipaksa oleh suatu sistem dimana sistem itu menjadikan dirinya sebagai tahanan.
“saya diadili untuk satu perbuatan yang tidak pernah saya lakukan,” jelasnya.
Dia berjanji akan mengungkapkan semuanya dalam agenda persidangan selanjutnya karena selama ini dirinya memilih diam.
“Karena yang saya hadapi adalah orang yang saya sayangi, orang yang saya cintai. Tapi dia juga yang membuat saya menjadi tahanan sampai detik ini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pengacara Ferry Irawan, Jeffry Simatupang menegaskan Venna Melinda (Ibu Ve) memukuli wajahnya sendiri. Dalam dakwaan dan eksepsi, menurutnya juga telah dijelaskan.
“Bahwa Ibu Ve memukuli wajahnya Sendiri, Salah satu penyebab darah itu keluar adalah karena pukulan itu sendiri. Dalam hasil visum ada luka lecet antara bibir dan hidung. Kalau hanya dahi ditempel apakah mungkin ada goresan di bawah hidung?”pungkasnya.***
Reporter : Seno
Editor : Muhammad