DAMAREMAS.COM – Setiap tanggal 6 Mei, dunia memperingati Hari Anti Diet Internasional (International No Diet Day).
Hari Anti Diet Internasional bukan sekadar ajakan untuk bebas makan sesuka hati, tetapi merupakan momen refleksi penting terhadap standar kecantikan, tekanan sosial soal tubuh ideal, dan bahaya dari diet ekstrim.
Namun, tahukah kamu mengapa tanggal 6 Mei yang dipilih sebagai Hari Anti Diet Internasional?
Ternyata, ada alasan emosional dan historis di balik pemilihan tanggal 6 Mei ini loh! Simak yuk!
Sejarah Singkat Hari Anti Diet Internasional
Hari Anti Diet pertama kali diprakarsai oleh Mary Evans Young, seorang aktivis asal Inggris dan penyintas anoreksia, pada tahun 1992.
Setelah berjuang melawan gangguan makan dan menyadari banyaknya tekanan masyarakat terhadap tubuh perempuan, Mary memutuskan untuk mengedukasi publik tentang bahaya diet berlebih dan pentingnya menerima tubuh sendiri.
Alasan Pemilihan Tanggal 6 Mei
Tanggal bersejarah ini dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun Mary Evans Young.
Tanggal ini dijadikan simbol untuk menumbuhkan kesadaran bahwa penerimaan diri dan kesehatan mental jauh lebih penting daripada memenuhi standar fisik tertentu yang seringkali tidak realistis.
Lebih dari itu, tanggal ini juga menjadi momen untuk mengenang mereka yang kehilangan nyawa akibat gangguan makan seperti anoreksia, bulimia, atau akibat prosedur diet ekstrem.
Hari ini menjadi bentuk perlawanan terhadap industri yang menjual rasa tidak percaya diri melalui produk pelangsing, diet instan, dan citra tubuh “sempurna”.
Tujuan dari Hari Anti Diet Internasional
Hari Anti Diet bertujuan untuk :
1. Mempromosikan penerimaan semua bentuk dan ukuran tubuh.
2. Mengedukasi tentang bahaya diet yang tidak sehat dan gangguan makan.
3. Menolak budaya diet yang sering kali menormalkan kelaparan dan rasa bersalah saat makan.
4. Menghormati tubuh sebagai sesuatu yang berharga dan layak dirawat, bukan dikritik.
Hari Anti Diet, Bukan Hari Anti Sehat
Penting untuk dipahami bahwa Hari Anti Diet bukan berarti anti-kesehatan atau mempromosikan pola makan sembarangan.
Sebaliknya, hari ini mendorong kita untuk berpindah dari pola pikir diet ketat menuju hubungan yang lebih sehat dengan makanan dan tubuh kita.
Ini termasuk mengenal konsep “intuitive eating” atau makan berdasarkan sinyal lapar tubuh, bukan tekanan sosial.
Tanggal 6 Mei bukan sekadar tanggal acak. Ini adalah hari yang lahir dari pengalaman pribadi yang pahit, dijadikan momen global untuk merayakan keberagaman tubuh, menolak stigma, dan melindungi kesehatan mental.
Jadi, saat melihat kalender di tanggal 6 Mei, ingatlah bahwa ini adalah ajakan untuk mencintai tubuhmu sebagaimana adanya bukan berdasarkan angka di timbangan atau ukuran pakaian.






