Mengapa Hari Buruh Dirayakan Setiap 1 Mei? Ini Penjelasannya

Ilustrasi perayaan Hari Buruh yang dirayakan setiap 1 Mei (By Pexels - Yury Kim)

DAMAREMAS.COM – Setiap tanggal 1 Mei, berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, memperingati Hari Buruh Internasional atau lebih dikenal dengan sebutan May Day.

Namun, tahukah kamu mengapa peringatan Hari Buruh selalu dirayakan pada tanggal tersebut?

Bacaan Lainnya

Ada sejarah panjang dan perjuangan penting di balik penetapan 1 Mei sebagai Hari Buruh.

Berikut penjelasan tentang mengapa peringatan Hari Buruh selalu dirayakan di tanggal 1 Mei.

Awal Mula Hari Buruh

Sejarah Hari Buruh bermula di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19, saat Revolusi Industri mengubah cara orang bekerja.

Pada masa itu, kondisi kerja buruh sangat buruk: jam kerja bisa mencapai 16 jam sehari, dengan upah rendah dan keselamatan kerja yang minim.

Para pekerja mulai menuntut hak-hak yang lebih manusiawi, salah satunya adalah pemberlakuan jam kerja delapan jam per hari.

Pada 1 Mei 1886, serikat pekerja di seluruh Amerika Serikat menggelar aksi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja.

Aksi tersebut dilakukan di Chicago, dan berujung pada tragedi yang dikenal sebagai Kerusuhan Haymarket.

Demonstrasi damai berubah menjadi kekacauan setelah ledakan bom dan baku tembak antara polisi dan demonstran.

Beberapa orang tewas, dan banyak aktivis buruh ditangkap dan dihukum berat akibat insiden ini.

Meskipun penuh dengan penderitaan, tragedi tersebut menjadi simbol perjuangan buruh di seluruh dunia.

Pada tahun 1889, Kongres Sosialis Dunia di Paris menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional untuk mengenang perjuangan para pekerja di Chicago.

Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, peringatan Hari Buruh sendiri sudah berlangsung lama yakni sejak masa kolonial.

Buruh di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) juga ikut merayakan May Day pada awal abad ke-20.

Setelah Indonesia merdeka, peringatan ini sempat dilarang, terutama pada masa Orde Baru, karena dianggap berbau subversif.

Baru pada tahun 2013, pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional, sebagai bentuk penghormatan terhadap peran buruh dalam pembangunan bangsa.

Makna Hari Buruh

Hari Buruh bukan hanya tentang libur semata. Ini adalah momen untuk mengingat perjuangan panjang para pekerja demi mendapatkan hak-hak dasar yang sekarang kita nikmati, seperti jam kerja yang wajar, upah layak, dan keselamatan kerja.

Selain itu, hari ini juga menjadi ajang untuk menyuarakan aspirasi baru yang relevan dengan kondisi pekerja masa kini.

Perayaan Hari Buruh setiap 1 Mei adalah penghormatan terhadap keberanian dan keteguhan para buruh dalam memperjuangkan keadilan.

Meski banyak kemajuan telah dicapai, semangat Hari Buruh terus menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk kesejahteraan pekerja tidak pernah berhenti.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *