DAMAREMAS.COM, Jakarta – Setelah mengikuti proses pelantikan kepala daerah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/2/2025) di Istana Merdeka Jakarta, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana telah mengungkapkan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan dalam jangka waktu lima tahun mendatang.
Hanindhito, yang akrab disapa Mas Dhito, menyatakan bahwa momentum pelantikan serentak ini menandai awal dari kerjasama untuk membangun Indonesia yang lebih baik, termasuk Kabupaten Kediri sebagai episentrum baru di Jawa Timur. Ia menegaskan fokusnya untuk menyelesaikan proyek-proyek yang belum selesai pada masa jabatan pertamanya.
“Masih banyak tugas yang harus kami selesaikan. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Kediri agar saling mendoakan satu sama lain,” ujar Mas Dhito setelah dilantik.
Pada periode keduanya, Mas Dhito berkomitmen untuk menuntaskan berbagai proyek pembangunan infrastruktur, termasuk Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ), Gedung Kesenian dan Museum Kabupaten Kediri, Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK), revitalisasi Pasar Ngadiluwih, Masjid An-Nur Pare, dan Mal Pelayanan Publik (MPP). Di sektor kesehatan, ia berencana meningkatkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dan memastikan fasilitas pendidikan setingkat SMP-SMA merata di seluruh kecamatan yang belum terjangkau.
Selain menjalin komunikasi erat dengan pemerintah provinsi dan pusat, Mas Dhito mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu dan turut serta dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kediri.
“Pemilu telah usai, saatnya bagi kita untuk bersatu tangan membangun Kabupaten Kediri sebagai episentrum baru di Jawa Timur,” tambahnya, setelah resmi dilantik sebagai bupati Kediri untuk periode 2025-2030.
Pesannya sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah yang baru dilantik, agar bekerja keras dalam melayani kepentingan rakyat.
“Kita harus membela kepentingan rakyat, menjaga kepentingan rakyat kita, dan berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Itulah tanggung jawab kita,” tegas Prabowo saat melantik 961 kepala daerah.






