DAMAREMAS.COM – Ketika banjir melanda pemukiman dan masuk kedalam rumah, salah satu barang yang sering menjadi korban adalah karpet atau permadani.
Selain menyerap air, karpet juga mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri, kuman, dan jamur akibat genangan air yang kotor.
Agar karpet yang terendam banjir tetap bisa digunakan, penting untuk membersihkannya dengan benar.
Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk membersihkan karpet setelah terendam banjir.
1. Segera Angkat dan Pisahkan Karpet dari Lokasi Basah
Jangan biarkan permadani terlalu lama berada dalam genangan air karena ini akan memperparah kerusakan dan membuat bau tak sedap semakin sulit dihilangkan.
Letakkan di tempat yang kering dan lapang untuk memulai proses pembersihan dari kotoran yang terbawa air.
2. Keringkan Secara Bertahap
Gunakan kain kering atau handuk untuk menyerap air berlebih. Jika memungkinkan, gunakan alat penghisap air (wet vacuum) untuk mempercepat proses pengeringan.
Hindari menjemurnya di bawah sinar matahari langsung pada tahap awal karena dapat merusak tekstur dan warna, terutama jika masih sangat basah.
3. Bersihkan dengan Air Bersih dan Sabun
Setelah air berlebih berhasil diserap, bersihkan menggunakan air bersih dan sabun khusus atau deterjen lembut.
Gunakan sikat berbulu untuk menghilangkan noda dan kotoran yang menempel. Pastikan untuk menyikatnya secara perlahan agar seratnya tidak rusak.
4. Gunakan Desinfektan untuk Membasmi Kuman
Karpet atau permadani yang terendam air berpotensi menjadi sarang bakteri dan jamur.
Oleh karena itu, setelah dibersihkan dengan sabun, semprotkan disinfektan ke seluruh permukaan. Pilih desinfektan yang aman untuk tekstil agar tidak merusak bahan.
5. Bilas dan Jemur dengan Cara yang Tepat
Bilas menggunakan air bersih hingga tidak ada sisa sabun atau bahan kimia. Setelah itu, jemur di tempat yang teduh namun memiliki sirkulasi udara yang baik.
Untuk mempercepat pengeringan, Anda dapat menggunakan kipas angin atau dehumidifier.
6. Pastikan Karpet Benar-benar Kering Sebelum Digunakan
Karpet atau permadani yang masih lembab dapat memicu pertumbuhan jamur dan bau tak sedap.
Pastikan benar-benar kering sebelum kembali digunakan. Periksa lapisan dalam karpet untuk memastikan tidak ada sisa kelembaban.
7. Pertimbangkan Jasa Pembersih Profesional
Jika permadani yang terendam berukuran besar atau berbahan khusus seperti wol, Anda bisa mempertimbangkan menggunakan jasa pembersih profesional.
Mereka memiliki peralatan dan teknik yang lebih canggih untuk membersihkan dan mengeringkan karpet tanpa merusaknya.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, karpet yang terendam banjir dapat kembali bersih dan aman untuk digunakan.
Selain menghemat biaya, membersihkan karpet sendiri juga dapat membantu Anda memahami cara merawat barang rumah tangga dengan lebih baik.






