DAMAREMAS.COM – Yovie and Nuno adalah band produksi rumahan milik Yovie Widianto. Band ini adalah hasil mengerjakan proyek di luar Band Kahitna saat itu. Yovie dan Nuno resmi terbentuk pada tahun 2001, tepatnya pada tanggal 29 Mei 2001 di kota Bandung.
Yovie & Nuno merupakan grup yang cukup terkenal di Indonesia yang memiliki personil awal terdiri dari Dudi Oris sebagai vokalis, Yovie Widianto memegang keyboard, Diat sebagai gitaris, Yuke sebagai bass, dan Rere sebagai drummer.
Pada akhir tahun 2001 mereka masuk studio rekaman untuk merilis album perdana mereka yang berjudul “Semua Bintang”. Album tersebut terdiri dari 10 lagu dengan judul lagu “Indah, Kuingat Dirimu”.
Di album ini Yovie dan Nuno berkolaborasi dengan musisi lain seperti Fariz RM, Glenn Fredly, /Rif, Audy Item, Harry dan Nina Tamami. Namun sayangnya, setelah debut album di tahun 2002 itu, bassis Yuke memutuskan hengkang.
Setelah Yuke keluar, Yovie dan kawan-kawan menambah dua personil baru, yaitu Gail (vokal) dan Ersta (bass). Setelah membentuk formasi baru, Yovie dan Nuno merilis album baru pada tahun 2004 bertajuk Kemenangan Cinta.
Lagu “Juwita” menjadi lagu utama dalam album itu bersama sembilan lagu lainnya. Dalam album tersebut mereka mengalami perubahan nama band dari yang semula menggunakan nama “Yovie and Nuno” menjadi “Yovie and The Nuno”.
Pada tahun 2005 dan 2006 mereka kehilangan 3 personil sekaligus yang memutuskan hengkang dari grub yaitu Gail, Ersta dan Rere sehingga Yovie dan Nuno hanya tersisa 3 orang. Hal ini membuat Yovie dan kawan-kawan harus memutar otak untuk mencari penggantinya.
Untuk mencari personil baru, grub band ini mengadakan audisi. setelah mengadakan audisi, akhirnya Dikta terpilih menjadi vokalis untuk menggantikan Gail.
Setelah terbentuk grup baru, band ini kembali mengalami perubahan nama menjadi Yovie dan Nuno. Yovie dan kawan-kawan merilis album baru ketiga bertajuk The Special One pada tahun 2007. Album ini membuat Yovie dan Nuno semakin sukses meraih AMI awards.
Di Ajang Penghargaan AMI Awards, Yovie & Nuno juga mendapatkan nominasi dalam enam kategori, empat di antaranya adalah nominasi Album Terbaik, Produser Rekaman Terbaik, Album Terbaik, dan Karya Produksi Terbaik.
“Winning Eleven” merupakan album keempatnya yang berhasil dirilis pada tahun 2010. Album ini terdiri dari 11 lagu dan lagu “Ordinary Man” menjadi lagu utamanya. Setelah merilis album keempatnya, Yovie dan Nuno rehat selama dua tahun dan kemudian merilis single hits berjudul “Galau” pada tahun 2012
Di tahun 2012 inilah, selain mereka merilis single juga menandai berakhirnya kebersamaan mereka bersama sang vokalis Dudi Oris. Sang vokalis yakni Dudi Oris memutuskan hengkang dari grub band ini.
Setelah empat tahun tidak merilis album, Yovie dan Nuno kembali merilis album baru berjudul Still The One pada tahun 2014 dan juga memperkenalkan vokalis baru, yakni Arya Windura. Album baru ini berisi 11 lagu dengan judul utama ‘Sakit Hati’.
Setelah 18 tahun berkarya bersama, Yovie Widianto memutuskan hengkang dari Yovie & Nuno pada 2 Agustus 2019. Konser musik Love Fest Vol. 3 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) adalah konser terakhirnya bersama grub yang gagas sejak tahun 2001.
Dalam sebuah pernyataan, Yovie mengundurkan diri untuk memberikan kesempatan kepada yang lebih muda untuk menggantikannya. Posisinya digantikan oleh Ady Julian yang merupakan teman dekat mantan penyanyi Yovie & Nuno Gail itu.
Kepergian Yovie ditandai dengan keluarnya single “Demi Hati”, sebagai momen pergantian pemain keyboard dari Yovie menjadi Ady. Meskipun Yovie meninggalkan Yovie & Nuno, namun Dia tetap di belakang layar sebagai produser dan mengawal musikalitas bandnya itu.
Pada September 2020, Arya Windura resmi keluar dari grup musik Yovie & Nuno. Namun, video pernyataan resmi tersebut baru dibuat pada Mei 2021 setelah Yovie & Nuno merilis single religi berjudul “Sajadah Panjang”.
Setelah jatuh bangun, Yovie & Nuno mengumumkan personil baru menyusul keluarnya Dikta pada 2022 lalu. Adhyra Yudhi dan Chico Andreas melengkapi Ady Julian dan Muchamad Ahadiyat yang tersisa dar pergantian personil sebelumnya.






